kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   -20.000   -0,75%
  • USD/IDR 18.140   53,00   0,29%
  • IDX 5.955   30,46   0,51%
  • KOMPAS100 773   2,02   0,26%
  • LQ45 590   0,91   0,15%
  • ISSI 205   1,58   0,77%
  • IDX30 334   0,32   0,10%
  • IDXHIDIV20 414   0,35   0,08%
  • IDX80 88   0,27   0,30%
  • IDXV30 113   0,21   0,19%
  • IDXQ30 107   0,02   0,02%

Analis proyeksikan marketing sales Summarecon Agung (SMRA) Rp 2,8 triliun tahun ini


Minggu, 26 Juli 2020 / 20:35 WIB
ILUSTRASI. Kawasan Summarecon Bekasi yang dikembangkan PT Summarecon Agung Tbk (SMRA).


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Noverius Laoli

Proyeksi ini agak konservatif bila dibandingkan dengan target manajemen SMRA yang menargetkan marketing sales Rp 430 miliar.

Di paruh kedua 2020 ini, marketing sales SMRA pun diproyeksikan akan membaik, yang dilatarbelakangi peluncuran produk anyar serta didukung oleh suku bunga acuan yang lebih rendah. 

Dengan asumsi marketing sales yang lebih rendah, Sucor Sekuritas memperkirakan revenue untuk SMRA akan menurun sebesar 40% dan 34% untuk tahun 2020 dan 2021.

Baca Juga: Simak daftar lengkap emiten penghuni indeks LQ45 periode Agustus 2020-Januari 2021

Menurut Joey, pembatasan mobilitas masyarakat serta ketakutan terhadap gelombang kedua virus Corona akan memicu risiko penurunan pada peluncuran produk baru SMRA dan penurunan penjualan produk yang sudah ada.  

Joey mempertahankan rekomendasi beli (buy) saham SMRA dengan target harga Rp 1.000, turun dari target harga sebelumnya yakni Rp 1.300. Jumat (24/7), saham SMRA ditutup melemah 2,48% ke level Rp 590.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×