kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Analis: Profit taking akan menyebabkan IHSG flat


Senin, 06 Agustus 2012 / 14:06 WIB
ILUSTRASI. WHO merekomendasikan penggunaan obat radang sendi Actemra dari Roche dan Kevzara dari Sanofi untuk pasien Covid-19. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration/File Photo


Reporter: Dyah Ayu Kusumaningtyas | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup positif pada sesi pertama hari ini (6/8). Kenaikan IHSG ini mengekor kinerja bursa global dan regional yang positif.

Menurut Kepala Riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra, lompatan IHSG tadi pagi meninggalkan jejak gap up (posisi di atas harga penutupan sebelumnya, sehingga ada ruang yg harus diisi yang mengindikasikan koreksi dalam rangka penutupan ruang kosong tersebut).

Ariston mengamati, indeks kembali surut kinerjanya setelah berhasil menembus level resistancenya di level 9.149. "Posisi tersebut adalah resistance kuatnya, jadi membuat pelaku pasar mulai profit taking sebagai sikap kehati-hatiannya," kata Ariston kepada KONTAN, senin (6/8).

Pada sesi II nanti, Ariston memprediksi indeks akan bergerak menurun meski berpotensi mempertahankan posisi di zona hijau.

Ariston menambahkan, risk appetite investor masih tinggi. Hal ini diperlihatkan oleh asing yang masih mencatatkan net buy di pasar regular sebesar Rp 78,02 miliar.

Pengamat pasar modal Franco Sutejowodjojo memprediksi kecenderungan IHSG akan bergerak flat di sesi II. "IHSG akan bergerak di kisaran 4.120-4.130 sampai penutupan nanti," singkat Franco.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×