Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.578
  • SUN95,67 0,00%
  • EMAS656.000 -0,46%

Analis: Pasca stock split, harga saham empat emiten ini bisa naik 6%-9%

Kamis, 12 Juli 2018 / 23:22 WIB

Analis: Pasca stock split, harga saham empat emiten ini bisa naik 6%-9%
ILUSTRASI. Papan Elektronik Pergerakan Harga Saham di BEI

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Beberapa saham baru saja tuntas menggelar pemecahan nilai nominal saham alias stock split dan beberapa lagi masih dalam antrean.

Yang sudah tuntas misalnya PT Sarana Nusantara Menara Tbk (TOWR), PT Sariguna Prima Tirta Tbk (CLEO), PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) dan PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS).


Sementara itu, yang masih dalam antrean ada PT Intikeramik Alamasri Industri Tbk (IKAI), PT Gema Grahasarana Tbk (GEMA) dan PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI).

Direktur LBP Institute Lucky Bayu Purnomo mengatakan, saham emiten-emiten yang telah melakukan stock split akan menjadi semakin menarik di mata investor karena memiliki kinerja fundamental yang unggul di sektornya.

"Selain itu, dengan adanya stock split akan memudahkan investor untuk membeli saham dengan harga yang jauh lebih murah," jelasnya, Kamis (12/7).

Lucky bilang saham yang paling menarik adalah saham TOWR. Ia menargetkan harga saham tersebut bisa naik 9% dari harga saat ini.

Sementara itu, untuk saham MINA, CLEO dan TOPS bisa naik 6% dari harga saat ini.

"Secara teknikal dan fundamental keempat saham ini memiliki potensi pertumbuhan yang cukup besar sekitar 6%-9% sehingga layak dibeli untuk jangka menengah hingga jangka panjang," ungkapnya.

Sementara untuk saham IKAI, GEMA dan MARI yang masih dalam antrian, Lucky bilang pergerakan sahamnya juga akan menjadi lebih menarik sesudah stock split.

Namun, ia menganjurkan agar investor menghindari saham IKAI setelah stock split lantaran pergerakan harga sahamnya masih cenderung fluktuatif.

Sedangkan untuk tiga saham lainnya, ia menargetkan harga sahamnya akan naik terbatas sekitar 5% dari harga saat ini.

"Alasannya karena dari kinerja fundamental ketiga emiten ini tidak masuk dalam kategori saham pilihan atau bukan saham utama dan belum terlalu diminati investor. Sehingga peluang kenaikan harganya sangat terbatas," tandasnya.

 

Reporter: Krisantus de Rosari Binsasi
Editor: Herlina Kartika

Video Pilihan

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0009 || diagnostic_api_kanan = 0.1433 || diagnostic_web = 0.5917

Close [X]
×