Reporter: Dimas Andi | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten produsen batubara, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) mengalami penurunan kinerja sepanjang tahun 2025.
Berdasarkan laporan keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), pendapatan bersih ITMG terkoreksi 18,26% year on year (yoy) menjadi US$ 1,88 miliar pada 2025, dari sebelumnya US$ 2,30 miliar.
Mayoritas pendapatan bersih ITMG pada tahun lalu berasal dari segmen penjualan batubara kepada pihak ketiga yakni US$ 1,85 miliar. ITMG juga mencatat pendapatan bersih dari penjualan batubara kepada pihak berelasi sebesar US$ 18,19 juta.
Baca Juga: Indo Tambangraya Megah (ITMG) Dapat Restu untuk Buyback Saham Rp 2,49 Triliun
Bersamaan dengan itu, beban pokok pendapatan ITMG tercatat sebesar US$ 1,40 miliar pada 2025 atau berkurang 13,04% yoy dibandingkan beban pokok pendapatan perusahaan pada tahun sebelumnya yakni US$ 1,61 miliar.
Hasil ini membuat ITMG meraih laba kotor sebesar US$ 482,84 juta pada 2025 atau menyusut 30,91% yoy dibandingkan laba kotor tahun 2024 yakni US$ 698,81 juta.
ITMG juga mengalami penurunan beban penjualan sebesar 4,11% yoy menjadi US$ 170,96 juta pada 2025, dibandingkan tahun sebelumnya yaitu US$ 178,28 juta.
Baca Juga: Harga Batubara Anjlok, Kinerja Indo Tambangraya Megah (ITMG) Jeblok
Hingga akhir 2025, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk ITMG tercatat sebesar US$ 190,94 juta. Hasil ini turun 48,96% yoy dibandingkan laba bersih ITMG pada 2024 yakni US$ 374,12 juta.
ITMG memiliki total aset sebesar US$ 2,41 miliar pada akhir 2025. Nilai aset ini terdiri dari liabilitas sebesar US$ 497,73 juta dan ekuitas sebesar US$ 1,91 miliar.
Selanjutnya: Potensi Laga 16 Besar Liga Champions: Siapa Lawan Siapa?
Menarik Dibaca: Bukan Hanya Nyeri Sendi: Ini 10 Tanda Asam Urat Tinggi yang Jarang Diketahui
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)