kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.709.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.922   -90,00   -0,50%
  • IDX 6.044   157,52   2,68%
  • KOMPAS100 803   27,79   3,58%
  • LQ45 606   18,82   3,21%
  • ISSI 207   6,38   3,17%
  • IDX30 344   10,01   2,99%
  • IDXHIDIV20 425   10,62   2,56%
  • IDX80 91   3,06   3,49%
  • IDXV30 114   3,78   3,43%
  • IDXQ30 111   2,85   2,64%

Analis: Koreksi indeks sesi II tak sedalam sesi I


Jumat, 10 Februari 2012 / 14:02 WIB
ILUSTRASI. Seorang karyawan menunjukkan kepingan emas di kantor Pegadaian Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (15/10/2020). ANTARA FOTO/Abriawan Abhe/hp.


Reporter: Dyah Ayu Kusumaningtyas | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Hingga penutupan sesi I, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi cukup dalam. Pengamat Pasar Modal Fadil melihat, IHSG masih akan terkoreksi sampai sore nanti dengan penurunan yang cenderung terbatas.

"Penurunan IHSG sudah terlalu dalam, jika pun turun lagi kemungkinan sebesar 0,3% lagi," jelasnya.

Penurunan IHSG belakangan ini diiindikasi akibat aksi jual yang cukup signifikan dari investor asing. Hal ini terlihat dari capital outflow dari pasar saham Indonesia pasca pemotongan BI rate ke level 5,75%. Tidak hanya itu, sentimen global juga masih mempengaruhi pergerakan pasar.

Seperti yang diketahui, mata investor masih terfokus pada nasib Yunani. Tadi malam, Eropa memutuskan untuk menunda penggelontoran dana bailout untuk negara tersebut. Alasannya, Yunani harus menunjukkan keseriusannya dalam melakukan kebijakan penghematan anggaran.

Dalam kondisi seperti saat ini, Fadil merekomendasikan investor untuk wait and see dulu. kendati begitu, dia optimistis dengan pergerakan saham-saham energi.

"Saya merekomendasikan saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI)," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×