kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Analis: Koreksi IHSG, investor wait and see


Senin, 04 September 2017 / 21:21 WIB


Reporter: Dede Suprayitno | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibayangi sentimen negatif ketegangan geopolitik di Semenanjung Korea. Pasalnya, Korea Utara kembali melakukan uji coba rudal dan bom nitrogen. Senin (4/9), IHSG ditutup turun 0,86% ke level 5.813,74.

Bertoni Rio, Senior Analyst Research Division Anugrah Securindo Indah menyatakan, sentimen geopolitik tersebut dimanfaatkan untuk koreksi jangka pendek. Hal itu seiring dengan indeks yang telah jenuh beli usai mencetak rekor baru.

"Di awal tahun kami prediksi IHSG pada 2017 berpotensi ke 5.923, jika melewati IHSG akan naik 1,5% ke level 5.977. Saat ini belum ada revisi targetnya," kata Rio, Senin (4/9).

Selain itu, menurutnya, rilis data perkembangan indeks harga konsumen Agustus yang deflasi 0,07% membuat pelaku pasar beranggapan bahwa daya beli masyarakat kian turun. "Pelaku pasar tengah khawatir akan pertumbuhan Indonesia berpeluang turun. Sebaiknya investor wait and see," ujar Rio.

Sebagai catatan, pada awal tahun, IHSG diperdagangkan pada level 5.275. Dari data RTI, secara year to date (ytd) IHSG bertumbuh 9,76%. Asing mencatatkan nett sell sebesar Rp 384,02 miliar secara ytd.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×