kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Analis: Jika tingkat pengangguran AS turun, minyak bisa kembali ke US$ 90


Jumat, 07 Januari 2011 / 13:51 WIB


Reporter: Dupla Kartini, Bloomberg | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Ekspektasi membaiknya tingkat pengangguran AS menopang pergerakan harga minyak, hari ini.

Hingga pukul 13.45 WIB, harga minyak WTI untuk kontrak pengiriman Februari 2011 di Pasar NYMEX-AS, masih menguat tipis dari posisi kemarin ke US$ 83,49 per barel. Pada penutupan kemarin, minyak terbenam ke level terendah dalam tiga pekan terakhir di US$ 83,38 sebarel.

Padahal, di awal pekan (3/1), harga emas hitam ini melambung ke US$ 91,55 per barel.

Permintaan terhadap minyak terdongkrak karena para ekonom yang disurvei Bloomberg memprediksi, AS akan merilis angka pengangguran selama Desember turun dari 9,8% menjadi 9,7%. Selain itu, penambahan lapangan kerja juga diprediksi berlanjut pada bulan tersebut dengan penambahan sekitar 150.000. Data tersebut dijadwalkan bakal dirilis hari ini.

Ken Hasegawa, manajer perdagangan komoditas di broker Newedge, Tokyo, menyebut investor terlihat mengambil posisinya sebelum data dirilis. "Jika data benar kuat bisa mendongkrak minyak kembali ke level US$ 90," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×