kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.628.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.883   28,00   0,16%
  • IDX 6.385   -56,43   -0,88%
  • KOMPAS100 835   -7,46   -0,89%
  • LQ45 634   -5,96   -0,93%
  • ISSI 222   -3,01   -1,34%
  • IDX30 353   -3,37   -0,95%
  • IDXHIDIV20 440   -4,01   -0,90%
  • IDX80 95   -0,92   -0,95%
  • IDXV30 121   -0,86   -0,71%
  • IDXQ30 114   -1,28   -1,12%

Analis: IHSG berpeluang teknikal rebound


Selasa, 07 Februari 2012 / 13:36 WIB
ILUSTRASI. Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei memberikan suaranya di tempat pemungutan suara pemilihan parlemen di Teheran, Iran, 21 Februari 2020.


Reporter: Dyah Ayu Kusumaningtyas | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Meski pada penutupan sesi I, Selasa (7/2), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup terkoreksi 0,96% ke posisi 3.936,79, tetapi analis melihat peluang rebound pada bursa saham domestik sampai penutupan nanti.

Pengamat pasar modal Irwan Ariston Napitupulu melihat bahwa saat ini IHSG sudah mulai masuk titik jenuh turun. Oleh karena itu, jika memang terjadi penurunan, besarnya tidak akan sebesar peluang indeks untuk naik.

Sampai penutupan sesi II nanti, Irwan menganalisa peluang IHSG mencapai resistance di 3.950-3.970 dengan supportnya di 3.850-3.900.

Menurutnya, saat ini investor tidak terlalu memperhatikan isu Eropa. Malahan mereka terus mencermati hasil keputusan kebijakan publik Indonesia, terutama mengenai Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Tarif Dasar Listrik (TDL).

"Kedua hal tersebut tentunya sangat berkorelasi dengan kinerja semua sektor saham," tuturnya.

Jika investor ingin memasang posisi, Irwan merekomendasikan saham PT Bank Mandiri (persero) Tbk (BMRI) dengan saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).

"Kedua saham tersebut memiliki peluang besar untuk teknikal rebound karena harga sudah jatuh terlalu dalam dan sudah memecahkan supportnya," tambah Irwan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×