kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.909   39,00   0,22%
  • IDX 5.669   -151,53   -2,60%
  • KOMPAS100 732   -20,32   -2,70%
  • LQ45 558   -14,93   -2,61%
  • ISSI 197   -4,44   -2,21%
  • IDX30 317   -8,06   -2,48%
  • IDXHIDIV20 391   -9,89   -2,47%
  • IDX80 83   -2,30   -2,69%
  • IDXV30 106   -2,27   -2,09%
  • IDXQ30 102   -2,67   -2,54%

Anak usaha INDY tebus obligasi US$ 230 juta


Kamis, 07 November 2013 / 19:27 WIB
ILUSTRASI. Pasukan Prancis untuk NATO menunggu kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Rukla, Lithuania, Selasa (29/9/2020).NATO Secara Dramatis Tingkatkan Pasukan Siaga Tinggi di Tengah Ancaman Rusia.


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. PT Indika Energy Tbk (INDY) melalui anak usahanya, Indo Integrated Energy II B.V, menerbitkan surat utang pada 5 November 2009 silam.

Meski baru jatuh tempo pada tahun 2016 mendatang, tapi manajemen melakukan penebusan alias redemption surat utang tersebut.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (7/11), redemption dieksekusi Indo Integrated Energy II B.V pada 5 November kemarin.

Redemption itu dilakukan dengan harga penebusan 104,875% plus bunga akrual yang belum dibayar hingga tanggal penebusan.

Informasi saja, surat utang sebesar US$ 230 juta itu dan memiliki bunga tetap sebesar 9,75% setiap tahun. Tadi, saham INDY ditutup pada level Rp 800 per saham. Angka ini naik 40 poin atau menguat 5,26% dibanding level sebelumnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×