kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Aluminium di kisaran US$ 1.500 di akhir kuartal I


Selasa, 23 Februari 2016 / 16:52 WIB
Aluminium di kisaran US$ 1.500 di akhir kuartal I


Reporter: Maggie Quesada Sukiwan | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Analis memproyeksikan, harga aluminium bakal bergulir di kisaran US$ 1.400 - US$ 1.500 per metrik ton hingga akhir triwulan pertama tahun 2016.

Mengutip Bloomberg pada Selasa (23/2) pukul 12.49 WIB, harga aluminium kontrak pengiriman tiga bulan di London Metal Exchange merosot 0,5% dibandingkan hari sebelumnya ke level US$ 1.565,5 per metrik ton. Namun, dalam sepekan, harga aluminium merangkak 2,85%.

Andri Hardianto, Research and Analyst PT Asia Tradepoint Futures menduga, harga aluminium akan bergerak pada kisaran US$ 1.400 – US$ 1.500 per metrik ton hingga akhir kuartal I 2016. Masih ada katalis positif dari sentimen aktivitas manufaktur dan jaringan kelistrikan China yang terjadi secara periodik, mulai dari akhir April hingga Mei.

“Hal tersebut juga berlaku bagi komoditas logam industri lain, seperti tembaga, bijih besi dan aluminium. Penurunan harganya dapat tertahan,” tukasnya.

Dalam waktu dekat, pelaku pasar juga masih menantikan rilis data manufaktur Negeri Tirai Bambu pekan depan yang diperkirakan menanjak. Data manufaktur China (Manufacturing PMI) per Januari 2016 lalu tercatat di level 49,4, menyusut dari posisi Desember 2015 yang mencapai 49,7.

Maklum, China merupakan produsen sekaligus pengguna komoditas terbesar di dunia. Jika manufaktur negeri tersebut bereskpansi, harga komoditas termasuk aluminium bakal memperoleh sentimen positif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×