Reporter: Dimas Andi | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten pertambangan PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) meraih kinerja keuangan yang mengesankan sepanjang tiga bulan pertama 2026.
Dalam laporan keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), pendapatan usaha ADMR meningkat 33,79% year on year (yoy) menjadi US$ 267,49 juta pada kuartal I-2026. Sedangkan pada kuartal I-2025, emiten ini meraup pendapatan usaha US$ 199,94 juta.
Mayoritas pendapatan usaha ADMR berasal dari segmen bisnis pertambangan senilai US$ 266,46 juta pada kuartal I-2026 atau tumbuh 33,97% yoy dibandingkan periode sebelumnya yakni US$ 198,90 juta.
ADMR juga mengantongi pendapatan dari segmen jasa lainnya sebesar US$ 4,56 juta pada kuartal I-2026 atau melonjak 200% yoy dibandingkan periode sebelumnya yakni US$ 1,52 juta. Seluruh pendapatan ini kemudian dikurangi oleh eliminasi sebesar US$ 3,53 juta.
Baca Juga: Rupiah Terus Tertekan, Ini Level Kritis yang Perlu Diwaspadai
Beban pokok pendapatan ADMR turut mengalami kenaikan 21,30% yoy menjadi US$ 142,32 juta pada kuartal I-2026, dari sebelumnya sebesar US$ 117,33 juta. Hasil ini membuat ADMR memperoleh laba kotor sebesar US$ 125,17 juta pada kuartal I-2026 atau meningkat 51,54% yoy dibandingkan laba kotor kuartal I-2025 yakni US$ 82,60 juta.
Laba sebelum pajak penghasilan ADMR ikut meningkat 40,01% yoy menjadi US$ 110,86 juta pada kuartal I-2026, dibandingkan periode sebelumnya yakni US$ 79,18 juta.
ADMR pun mencatatkan pertumbuhan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 34,01% yoy dari US$ 65,45 juta pada kuartal I-2025 menjadi US$ 87,71 juta pada kuartal I-2026.
Baca Juga: Kinerja Bottom Line Solid, Begini Rekomendasi Saham PGEO, PGAS, dan ELSA
Hingga akhir kuartal I-2026, ADMR memiliki total aset sebanyak US$ 3,21 miliar atau meningkat 11,07% dibandingkan total aset perusahaan pada akhir 2025 lalu yakni US$ 2,89 miliar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













