kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.590.000   -15.000   -0,58%
  • USD/IDR 17.913   -26,00   -0,14%
  • IDX 6.271   -27,42   -0,44%
  • KOMPAS100 817   -1,80   -0,22%
  • LQ45 624   0,47   0,08%
  • ISSI 217   -1,92   -0,88%
  • IDX30 346   0,44   0,13%
  • IDXHIDIV20 431   1,17   0,27%
  • IDX80 93   -0,10   -0,11%
  • IDXV30 117   -0,33   -0,28%
  • IDXQ30 111   0,24   0,21%

Akun Kripto Perusahaan: Solusi Kelola Aset Digital untuk Perusahaan


Jumat, 25 September 2026 / 13:50 WIB
Akun Kripto Perusahaan: Solusi Kelola Aset Digital untuk Perusahaan
ILUSTRASI. Kontan - Pintu Kilas Online. (Dok. Magnific/Magnific)


Reporter: Tim KONTAN | Editor: Ridwal Prima Gozal

KONTAN.CO.ID - Akun kripto perusahaan menjadi salah satu solusi bagi bisnis yang mulai memanfaatkan aset kripto dalam aktivitas operasionalnya. Melalui akun khusus perusahaan, bisnis dapat mengelola aset kripto secara lebih terstruktur, mulai dari penyimpanan hingga transaksi.

Salah satu aplikasi yang memiliki fitur ini adalah Pintu, aplikasi kripto ini memberikan akses terhadap berbagai fitur transaksi dan pengelolaan aset. Namun, perusahaan tetap perlu memahami fungsi, persyaratan, keamanan, biaya, serta ketentuan layanan sebelum menentukan solusi yang sesuai dengan kebutuhan bisnis.

Untuk memahami lebih jauh mengenai akun kripto perusahaan, perusahaan perlu melihat cara kerja layanan, fitur yang tersedia, serta mekanisme pengelolaan akses bagi pengguna. Akun khusus perusahaan dapat membantu bisnis melakukan transaksi aset digital dengan alur yang lebih terorganisir.

Akun kripto corporate juga dapat menjadi pertimbangan bagi perusahaan yang membutuhkan sarana khusus untuk mengelola aset digital dalam skala bisnis. Dengan menggunakan akun yang dirancang untuk kebutuhan korporasi, perusahaan dapat menyesuaikan proses pengelolaan aset dengan struktur organisasi dan kebijakan internal.

Apa Itu Akun Kripto Perusahaan?

Akun kripto perusahaan merupakan akun aset digital yang digunakan oleh badan usaha untuk menjalankan aktivitas terkait cryptocurrency. Akun ini berbeda dari akun individu karena perusahaan menggunakannya untuk kepentingan bisnis.

Oleh sebab itu, proses pendaftaran biasanya melibatkan verifikasi legalitas perusahaan serta pemeriksaan terhadap pihak yang memiliki kewenangan dalam mengelola akun.

Perusahaan dapat menggunakan akun tersebut untuk berbagai kebutuhan. Misalnya, bisnis dapat menyimpan aset digital, membeli atau menjual cryptocurrency, menerima aset sebagai pembayaran, atau melakukan transfer sesuai kebutuhan operasional.

Penggunaan akun perusahaan juga membantu bisnis menjaga pemisahan antara aset perusahaan dan aset pribadi. Dengan pemisahan tersebut, tim keuangan dapat mengidentifikasi transaksi bisnis dengan lebih mudah.

Fungsi Akun Kripto Perusahaan

Fungsi utama akun kripto perusahaan adalah menyediakan sarana bagi bisnis untuk mengelola aset digital secara khusus. Melalui akun tersebut, perusahaan dapat menjalankan transaksi berdasarkan kebutuhan dan kebijakan internal. Kemudian, perusahaan dapat mengintegrasikan pencatatan transaksi dengan proses administrasi keuangan yang berlaku.

Akun perusahaan juga dapat membantu perusahaan menerapkan kontrol terhadap akses. Misalnya, perusahaan dapat memberikan kewenangan transaksi kepada tim tertentu dan memberikan fungsi pemeriksaan kepada pihak lain.

Selain itu, akun khusus dapat membantu perusahaan memantau aktivitas aset digital. Riwayat transaksi, saldo, serta perpindahan aset dapat menjadi bagian dari dokumentasi perusahaan. Karena itu, perusahaan perlu memilih layanan yang menyediakan laporan dan informasi transaksi secara jelas.

Syarat Membuka Akun Kripto Perusahaan

Setiap penyedia layanan dapat menerapkan persyaratan yang berbeda. Namun, perusahaan umumnya perlu menyiapkan dokumen legalitas badan usaha sebagai bagian dari proses verifikasi. Dokumen tersebut dapat mencakup informasi mengenai nama perusahaan, alamat, dokumen pendirian, serta data pengurus atau pihak yang memiliki kewenangan.

Penyedia layanan juga dapat meminta identitas pihak yang bertanggung jawab atas akun. Selain itu, perusahaan mungkin perlu memberikan informasi mengenai struktur kepemilikan atau beneficial owner. Dalam kondisi tertentu, penyedia layanan dapat meminta dokumen tambahan untuk menyelesaikan proses verifikasi.

Oleh karena itu, perusahaan sebaiknya memastikan seluruh data yang diberikan sesuai dengan dokumen resmi. Jika informasi tidak konsisten, proses verifikasi dapat membutuhkan waktu lebih lama. Perusahaan juga perlu memastikan bahwa orang yang mendaftarkan akun memiliki kewenangan yang sah.

Cara Memilih Akun Kripto untuk Perusahaan

Perusahaan perlu mempertimbangkan beberapa aspek sebelum memilih layanan akun kripto, seperti:

1. Perhatikan status dan kepatuhan penyedia layanan terhadap ketentuan yang berlaku.

Langkah tersebut penting karena perusahaan akan mengelola aset bisnis melalui layanan yang dipilih.

2. Periksa fitur keamanan.

Perusahaan dapat mempertimbangkan autentikasi berlapis, pengaturan hak akses, notifikasi transaksi, serta mekanisme pengamanan lainnya. Jika beberapa karyawan akan mengakses akun, fitur pengelolaan pengguna juga menjadi faktor penting.

3. Bandingkan biaya transaksi dan biaya layanan.

Perusahaan perlu menghitung biaya berdasarkan frekuensi serta nilai transaksi yang kemungkinan dilakukan. Dengan begitu, perusahaan dapat memperoleh gambaran mengenai biaya penggunaan layanan dalam jangka panjang.

4. Perhatikan likuiditas, pilihan aset, kemudahan penarikan, serta kualitas dukungan pelanggan.

Perusahaan juga sebaiknya memastikan layanan menyediakan riwayat dan laporan transaksi yang mudah dipahami. Dengan laporan yang jelas, tim keuangan dapat melakukan pencatatan secara lebih efisien.

Kenapa Perusahaan Membutuhkan Akun Kripto?

Kebutuhan terhadap akun kripto dapat muncul ketika perusahaan mulai menggunakan aset digital dalam aktivitas bisnis. Contohnya, perusahaan dapat menerima pembayaran menggunakan aset kripto atau melakukan transaksi aset digital sebagai bagian dari strategi bisnis.

Selain itu, akun perusahaan dapat mendukung tata kelola aset digital. Perusahaan dapat menentukan pihak yang memiliki akses, menetapkan prosedur transaksi, dan melakukan pemeriksaan terhadap aktivitas akun.

Akun khusus juga dapat membantu perusahaan menjaga dokumentasi transaksi. Ketika perusahaan menyimpan bukti transaksi dan mencatat perpindahan aset secara rutin, tim terkait dapat melakukan rekonsiliasi dengan lebih mudah.

Cara Buka Akun Kripto Perusahaan Secara Umum

Langkah pertama adalah menentukan kebutuhan perusahaan. Tentukan terlebih dahulu tujuan penggunaan akun, misalnya untuk menyimpan aset, melakukan transaksi, atau menerima pembayaran. Dengan tujuan yang jelas, perusahaan dapat mencari layanan dengan fitur yang sesuai.

Selanjutnya, perusahaan dapat memilih penyedia layanan dan memulai proses pendaftaran melalui kanal resmi. Perusahaan kemudian mengisi data badan usaha serta mengunggah dokumen yang diminta. Setelah itu, penyedia layanan akan melakukan proses verifikasi terhadap perusahaan dan pihak terkait.

Jika proses verifikasi selesai, perusahaan dapat mengatur akses pengguna dan fitur keamanan. Sebaiknya perusahaan memberikan akses berdasarkan tugas masing-masing pengguna. Selain itu, perusahaan perlu mengaktifkan fitur keamanan tambahan yang tersedia untuk mengurangi risiko akses tidak sah.

Setelah akun aktif, perusahaan dapat mulai menggunakan layanan sesuai ketentuan. Namun, perusahaan sebaiknya tidak langsung melakukan transaksi dalam jumlah besar. Sebaliknya, lakukan pengujian terlebih dahulu agar tim memahami alur deposit, transaksi, penarikan, serta pencatatan.

Terakhir, perusahaan perlu menyusun prosedur internal untuk penggunaan akun. Prosedur tersebut dapat mencakup proses persetujuan transaksi, pembatasan akses, penyimpanan bukti transaksi, dan pemeriksaan berkala.

Kesimpulannya, akun kripto perusahaan dapat membantu bisnis mengelola aset digital dengan struktur yang lebih sesuai untuk kebutuhan korporasi. Selain memisahkan aset bisnis dari aset pribadi, akun tersebut dapat mendukung transaksi, pengawasan, pembagian akses, dan pencatatan.

Perlu diingat, semua aktivitas jual beli kripto memiliki resiko dan volatilitas yang tinggi karena sifat kripto dengan harga yang fluktuatif.

Maka dari itu, selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan gunakan dana yang tidak digunakan dalam waktu dekat (uang dingin) sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab para trader dan investor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×