kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Akuisisi rampung, SHIP incar pendapatan naik 153%


Senin, 12 Juni 2017 / 13:31 WIB


Reporter: Riska Rahman | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. PT Sillo Maritime Perdana Tbk mengerek target pendapatan mereka di 2017 setelah mengakuisisi PT Pratama Unggul Lestari (PUL). Emiten pelayaran berkode saham SHIP ini optimistis, akuisisi ini dapat meningkatkan kinerja keuangan.

"Kami telah melakukan aksi korporasi berupa penyertaan saham sebesar 52% atau 110.500 lembar saham baru dari portofolio PUL dengan nilai total Rp 65 miliar," ujar Herjati, Direktur Keuangan SHIP dalam keterangan persnya, Senin (12/6).

Transaksi penyertaan saham ini diyakini perusahaan akan memberikan dampak positif. Pasalnya, SHIP dapat mengembangkan dan mengkonsolidasikan bisnisnya di bidang pelayaran melalui entitas anak PUL, PT Eastern Jason, yang bergerak di bidang pelayaran, sehingga berkontribusi positif bagi bisnis dan keuangan SHIP.

Adapun setelah akuisisi ini, perusahaan meningkatkan proyeksi pendapatannya di 2017. "Sebelumnya kami memproyeksikan akan memperoleh pendapatan sebesar US$ 38 juta. Namun, dengan akuisisi ini kami optimis proyeksi pendapatan di tahun 2017 naik menjadi US$ 45 juta atau meningkat 153% dibanding kinerja keuangan kami di 2016," kata Herjati.

Tahun lalu, SHIP berhasil memperoleh pendapatan sebesar US$ 17,97 juta. Perusahaan pun berhasil meraup laba sebesar US$ 6,31 juta di 2016.

SHIP merupakan perusahaan pelayaran khusus yang menunjang industri hulu minyak dan gas. Klien dan partner mereka sejauh ini meliputi berbagai perusahaan minyak dan gas seperti Inpex, Elnusa, Petronas, dan Chevron.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×