kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   -260.000   -8,33%
  • USD/IDR 16.805   19,00   0,11%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

Aksi profit taking investor menggerus bursa Jepang


Rabu, 17 September 2014 / 14:13 WIB
Aksi profit taking investor menggerus bursa Jepang
ILUSTRASI. Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara.


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TOKYO. Bursa Jepang ditutup di zona merah untuk hari kedua (17/9). Data Bloomberg menunjukkan, pada pukul 15.00 waktu Tokyo, indeks Topix Jepang turun 0,5% menjadi 1.304,96. Dari setiap dua saham yang turun, terdapat satu saham yang naik. Sedangkan indeks Nikkei 225 turun 0,1% menjadi 15.888,67.

Pergerakan sejumlah saham turut mempengaruhi bursa Jepang. Beberapa di antaranya yakni: Mitsui OSK Lines Ltd mencatatkan penurunan terbesar pada indeks Nikkei; Mitsui Fudosan Co mengalami penurunan terbesar di antara perusahaan real estate lainnya; dan JFE Holdings Inc naik 0,6%.

Menurut Naoki Fujiwara, chief fund manager Shinkin Asset Management Co, saat ini pasar saham Jepang dilanda aksi ambil untung setelah indeks Nikkei hampir menembus posisi 16.000.

"Pasar saham Jepang sudah naik cukup tinggi sejauh ini, sehingga investor yang mau membeli berada dalam posisi wait and see. Sedangkan mereka yang mau menjual mengambil untung," paparnya.

Selain itu, investor juga menunggu hasil pertemuan the Federal Reserve yang berakhir hari ini (17/9). Pasar memprediksi, the Fed akan menaikkan suku bunga acuannya lebih cepat dari prediksi semula.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×