kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Aksi jual melanda, bursa Jepang beri sinyal merah


Kamis, 28 Maret 2013 / 08:16 WIB
ILUSTRASI. Cabai diproyeksi jadi salah satu komoditas yang kerek inflasi di bulan Oktober 2021


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TOKYO. Bursa Jepang tampak tidak bergairah pada transaksi pagi ini (28/3). Mengutip data Bloomberg, pada pukul 09.25 waktu Tokyo, indeks Topix mencatatkan penurunan sebesar 0,3% menjadi 1.043,11.

Jika dikalkulasikan, indeks acuan Negeri Sakura ini sudah melejit 21% di sepanjang kuartal I 2012. Dengan demikian, ini menjadi lonjakan kuartalan terbaik sejak Maret 1988. Sementara, indeks Nikkei 225 Stock Average turun 0,3% menjadi 12.452,28.

Pergerakan sejumlah saham turut mempengaruhi bursa Jepang. Salah satu di antaranya yakni saham Toyota Motor Corp yang turun 0,6%. Selain itu, saham Mitsubishi Motors Corp juga turun 3,9% setelah mengumumkan adanya kesalahan pada baterai kendaraan hibrida Outlander.

Penurunan juga terjadi pada saham Sharp Corp sebesar  4,3% setelah menyatakan tengah mempertimbangkan untuk menjual sahamnya ke publik sekaligus mencari investasi dari private equity fund.

Sekadar tambahan informasi, indeks Topix sudah reli sebesar 45% dari 14 November 2012 hingga penutupan kemarin (27/3). Saat ini, indeks Topix diperdagangkan pada 1,2 kali nilai buku. Sebagai perbandingan, indeks Standard & Poor's 500 diperdagangkan pada 2,2 kali nilai buku, dan Stoxx Europe 600 Index pada 1,5 kali nilai buku.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×