kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Airlangga Minta Review Ketentuan Trading Halt, OJK Tegaskan Tak Akan Evaluasi


Rabu, 19 Maret 2025 / 13:10 WIB
Airlangga Minta Review Ketentuan Trading Halt, OJK Tegaskan Tak Akan Evaluasi
ILUSTRASI. OJK menegaskan belum akan mengevaluasi ketentuan trading halt saat ketika IHSG penurunan drastis.


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan belum akan mengevaluasi ketentuan trading halt alias penghentian sementara aktivitas perdagangan saham ketika IHSG penurunan drastis. 

Inarno Djajadi, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK menyampaikan OJK belum akan mengevaluasi kebijakan trading halt

"Enggak, enggak (ada rencana untuk evaluasi trading halt). Itu sudah merupakan SOP dari kami," ucapnya usai konferensi pers di Gedung BEI, Rabu (19/3).

Bursa Efek Indonesia memiliki ketiga batasan penurunan indeks yang akhirnya trading halt terjadi. Pertama, jika IHSG turun lebih dari 5% maka trading halt atau sistem perdagangan akan diberhentikan 30 menit. 

Baca Juga: Menko Airlangga Minta Trading Halt Dievaluasi, Begini Kata BEI

Jika IHSG terus turun melebihi 10%, penghentian perdagangan diperpanjang selama 30 menit. Jika IHSG melemah lebih dari 15%, perdagangan dihentikan hingga akhir sesi atau lebih dari satu sesi. 

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto untuk mengevaluasi kebijakan trading halt. Menurutnya, ketentuan trading halt hanya diberlakukan pada saat Covid-19. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×