kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Agresif kembangkan bisnis digital, begini prospek dan rekomendasi saham MNCN


Selasa, 08 Oktober 2019 / 17:11 WIB
ILUSTRASI. PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) semakin agresif mengembangkan bisnis digital.


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN, anggota indeks Kompas100) semakin agresif mengembangkan bisnis digital. MNCN menargetkan mampu mencapai monthly active users (MAU) sebanyak 5 juta sampai tutup tahun ini.

Analis OSO Sekuritas Sukarno Alatas memproyeksikan emiten ini berpeluang melanjutkan pertumbuhan kinerja. Prediksi dia, pendapatan MNCN sampai akhir tahun mampu tumbuh 8%-11% dengan proyeksi laba bersih tumbuh di kisaran 11%-35%.

Baca Juga: Media Nusantara Citra (MNCN) targetkan pendapatan tumbuh dua digit tahun ini

"Jika MNCN mampu mempertahankan seperti kinerja semester I 2019 dengan asumsi rasio net profit margin (NPM) bertahan di 25% ada potensi tumbuh sampai 35% untuk laba bersih," katanya, Selasa (8/10).

Secara fundamental, Sukarno melihat, setiap tahun kinerja MNCN memperlihatkan pertumbuhan. Lihat saja, pada semester I 2019, MNCN mencatatkan pertumbuhan laba bersih 81%. Sedangkan rasio net profit margin MNCN meningkat menjadi 27,23% dari periode sebelumnya di 17,25%.

Ia menambahkan, tantangan yang bisa mempengaruhi pendapatan iklan MNCN adalah adanya tren penurunan belanja iklan dari emiten-emiten konsumer. Lebih dari itu, tren periklanan di industri media pun bergeser ke arah digital.

Baca Juga: Media Nusantara Citra (MNCN) agresif mengembangkan bisnis multi channel network

Maka itu, kata Sukarno, MNCN juga perlu memperbanyak lagi konten-konten acara yang lebih segar dan diminati oleh masyarakat Indonesia.




TERBARU

[X]
×