kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.677.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.825   -17,00   -0,10%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

ADRO hingga KEJU akan menebar dividen interim, mana yang paling menarik?


Rabu, 25 Desember 2019 / 07:00 WIB


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Yudho Winarto

Analis OSO Sekuritas Sukarno Alatas menilai, dari sisi rasio yield, dividen yang ditebar oleh MFMI merupakan yang paling menarik sebab memiliki yield yang paling tinggi jika dibandingkan dengan harga penutupan terakhir.

Ia juga menilai MFMI memiliki kinerja yang cukup solid. Hal ini dibuktikan dengan naiknya pendapatan MFMI sebesar 13,67% menjadi Rp 102,91 miliar per kuartal III-2019.

Baca Juga: Selamat Sempurna (SMSM) memperoleh dividen dari anak usahanya di Malaysia

Dari sisi bottom line, laba bersih MFMI melesat 36,42% menjadi Rp 26,2 miliar. Pada periode yang sama tahun sebelumnya, MFMI hanya berhasil meraup laba Rp 19,2 miliar.

Namun, Sukarno menilai likuiditas saham MFMI masih belum stabil. “Yang jadi kekurangan saham ini dari sisi likuiditasnya yang belum stabil,” ujar Sukarno kepada Kontan.co.id, Selasa (24/12).

Di sisi lain, Vice President Samuel Sekuritas Indonesia Muhamad Alfatih menilai dividen yang ditebar oleh ADRO dianggap lebih menarik. Sebab, berdasarkan laporan keuangan per kuartal III-2019, ADRO berhasil mencatatkan kinerja yang cukup gemilang.

Baca Juga: Window dressing masih akan menopang pergerakan IHSG pada perdagangan Kamis (26/12)

Di tengah penurunan pendapatan, ADRO berhasil mencatatkan kenaikan Laba bersih hingga 29,83% secara year-on-year menjadi US$ 405,99 juta. Pada kuartal III-2018,laba bersih ADRO hanya sebesar US$ 312,71 juta.

“Demikian pula analisis teknikal yang lebih menjagokan saham ADRO,” terang Alfatih, Selasa (24/12).

Senada dengan Sukarno, meski MFMI memiliki yield dividen tertinggi, namun Alfatih menyarankan investor agar mencermati risiko volatilitas dari saham emiten yang bergerak di sektor layanan perdagangan dan investasi ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×