kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

ADMF dapat pinjaman dengan bunga 9,4% per tahun


Kamis, 20 November 2014 / 21:28 WIB
ADMF dapat pinjaman dengan bunga 9,4% per tahun
ILUSTRASI. Proses harmonisasi penyusunan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) rampung.


Reporter: Veri Nurhansyah Tragistina | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) mengantongi fasilitas pinjaman senilai US$ 100 juta dari BNP Paribas SA dan Korea Development Bank (KDB). Willy Dharma, Direktur Utama ADMF mengatakan, fasilitas tersebut dikenakan bunga sebesar 9,4%. 

"Dana-nya akan digunakan untuk pembiayaan kepada konsumen," kata Willy melalui pesan singkat kepada KONTAN, Kamis (20/11).  Berdasarkan data Bloomberg, Kamis (20/11), ketiga belah pihak menandatangani perjanjian pinjaman pada 17 November 2014 lalu. Tenor fasilitas ditetapkan 3 (tiga) tahun sehingga akan jatuh tempo pada 17 November 2017 mendatang. 

Berdasarkan catatan KONTAN, ini adalah sumber pendanaan eksternal kedua yang diraih ADMF dalam dua bulan terakhir. Pada Oktober lalu, ADMF menerbitkan obligasi berkelanjutan III tahap IV tahun 2014 dengan jumlah pokok sebesar Rp 1,5 triliun. 

Obligasi diterbitkan dalam tiga seri. Seri A terbit senilai Rp 607 miliar dengan kupon 9,6% berjangka waktu 370 hari. Kemudian, seri B terbit senilai Rp 808 miliar dengan kupon 10,5% bertenor tiga tahun. Sedangkan seri C terbit Rp 88 miliar dengan kupon 10,75% bertenor 60 bulan.

Bersamaan dengan itu, ADFM menawarkan Sukuk Mudarabah Berkelanjutan I Adira Finance Tahap II Tahun 2014 dengan jumlah pokok sebesar Rp 133 miliar. Sementara obligasi syariah atau sukuk mudarabah diterbitkan dalam dua seri. 

Seri A terbit senilai Rp 88 miliar dengan indikasi bagi hasil sebesar ekuivalen 9,6%. Seri ini bertenor 370 hari. Untuk seri B terbit senilai Rp 45 miliar dengan indikasi bagi hasil sebesar ekuivalen 10,5%. Seri ini bertenor tiga tahun.

Pada Rabu (20/11), harga ADMF ditutup turun 0,64% ke level Rp 7.800 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×