kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.970   57,00   0,32%
  • IDX 5.691   47,39   0,84%
  • KOMPAS100 735   7,50   1,03%
  • LQ45 558   5,00   0,90%
  • ISSI 198   1,20   0,61%
  • IDX30 316   2,19   0,70%
  • IDXHIDIV20 390   0,30   0,08%
  • IDX80 84   0,80   0,96%
  • IDXV30 106   -0,34   -0,32%
  • IDXQ30 102   0,32   0,31%

Adhi Karya bidik kontrak baru 2018 naik 25%


Selasa, 09 Januari 2018 / 20:40 WIB


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Adhi Karya Tbk (ADHI) optimistis masih akan meraup kontrak baru yang lebih besar tahun ini.

"Kami targetkan kontrak baru tumbuh 20% hingga 25%," ujar Direktur Keuangan ADHI Harris Gunawan, Selasa (9/1).

Sepanjang 2017, kontrak baru ADHI di luar proyek LRT sekitar Rp 19,3 triliun, naik sekitar 17% dibanding periode 2016. Jika digabungkan dengan proyek LRT yang memiliki nilai Rp 20,7 triliun, maka nilai perolehan kontrak ADHI sepanjang 2017 mencapai sekitar Rp 40 triliun.

Sehingga, dengan asumsi pertumbuhan kontrak baru antara 20% hingga 25%, maka ADHI tahun ini mengincar perolehan kontrak baru sekitar Rp 22,8 triliun hingga Rp 23,75 triliun.

Bukan hanya dari potensi perolehan kontrak, sentimen positif juga datang dari kejelasan skema pembayaran proyek LRT. ADHI akan menerima pembayaran dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) setiap tiga bulan. Nilai pembayarannya mengikuti perkembangan pengerjaan LRT selama kurun waktu tersebut.

Hal ini tentunya positif bagi ADHI. Per September 2017, cashflow ADHI negatif sekitar Rp 3 triliun. Dana yang masuk melalui pembayaran pertama senilai Rp 4 triliun akan mengeliminasi cashflow negatif tersebut, sehingga, cashflow ADHI kuartal I-2018 diperkirakan akan kembali positif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×