kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Ada titik terang fiscal cliff


Kamis, 20 Desember 2012 / 06:07 WIB
ILUSTRASI. Suasana di Menara BTN, Jakarta, Senin (23/10). KONTAN/Muradi/2017/10/23


Reporter: Surtan PH Siahaan | Editor: Avanty Nurdiana

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,94% di posisi 4.275,86, Rabu (19/12). Pelemahan IHSG disertai volume perdagangan yang cukup tinggi. Dimana nilai transaksi mencapai Rp 6 triliun dan melibatkan 6,71 miliar saham.

Para analis menilai, pelemahan IHSG pada kemarin cukup anomali. Pasalnya, banyak sentimen positif yang bisa menggerakkan IHSG. Apalagi rata-rata bursa regional bergerak positif. Namun, beberapa saham seperti GGRM, BBCA terus menurun menyebabkan IHSG ikut tergerus.

Analis Mega Capital Indonesia, Fadlillah Qudsi bilang, persoalan fiscal cliff di Amerika Serikat (AS) yang mulai menunjukkan adanya kesepakatan antara pemerintah AS dan parlemen bisa menjadi sentimen positif IHSG, hari ini. "Kalau bursa global dan Eropa menghijau bisa jadi stimulus bagi IHSG," tutur Fadlillah.

Analis Trimegah Securities, M. Makky Dandytra, melihat, secara teknikal sejumlah indikator seperti stochastic dan candlestick memperlihatkan tren menguat.

Karena itu, Makky memprediksi, IHSG akan cenderung menguat di kisaran 4.215-4.348. Sementara Fadlillah memprediksi, IHSG akan menguat di area 4.250 - 4.350.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×