kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   25.000   0,97%
  • USD/IDR 16.846   28,00   0,17%
  • IDX 8.937   11,28   0,13%
  • KOMPAS100 1.229   2,00   0,16%
  • LQ45 868   0,40   0,05%
  • ISSI 324   0,94   0,29%
  • IDX30 440   -0,98   -0,22%
  • IDXHIDIV20 517   -1,78   -0,34%
  • IDX80 137   0,24   0,18%
  • IDXV30 144   -0,01   0,00%
  • IDXQ30 140   -0,81   -0,58%

Ada Prospek Gencatan Senjata di Gaza, Harga Komoditas Energi Kompak Melemah


Jumat, 10 Oktober 2025 / 15:55 WIB
Ada Prospek Gencatan Senjata di Gaza, Harga Komoditas Energi Kompak Melemah
ILUSTRASI. Harga komoditas energi kompak melemah, didorong oleh prospek gencatan senjata di Timur Tengah. REUTERS/Todd Korol


Reporter: Chelsea Anastasia | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga komoditas energi kompak melemah, didorong oleh prospek gencatan senjata di Timur Tengah.

Berdasarkan data Trading Economics, pada Jumat (10/10/2025) pukul 15.35 WIB, harga minyak WTI terkoreksi 0,29% ke level US$ 61,240 per barel. Minyak Brent turun lebih dalam sebesar 0,57%  menjadi US$ 64,825 per barel.

Sementara itu, batubara juga anjlok 0,24% ke posisi US$ 104,5 per ton, dengan gas alam yang juga anjlok 1,57% ke US$ 3,2176 per MMBtu.

Baca Juga: Harga Minyak Turun, Premi Risiko Memudar Pasca Kesepakatan Gaza

Analis Mata Uang dan Komoditas Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan, pelemahan harga komoditas energi didorong oleh ekspektasi yang lebih kuat terkait perdamaian di Timur Tengah.

Ke depan, ia mencermati harga komoditas energi masih negatif karena sentimen pasokan berlebih. "Kecuali gas alam, karena masih didukung faktor musiman, yaitu permintaan menjelang musim dingin," papar Lukman kepada Kontan, Jumat (10/10/2025).

Baca Juga: Harga Minyak Dunia Turun Usai Israel-Hamas Capai Kesepakatan Gencatan Senjata

Di lain sisi, secara umum, ia memandang harga batubara masih akan tertekan oleh pertumbuhan pesat pada energi terbarukan. Sementara itu, elektrifikasi kendaraan akan menahan kenaikan harga minyak mentah.

"Maka, harga minyak mentah dan batubara di akhir tahun masih cenderung bearish," tambah Lukman.

Oleh karenanya, ia memprediksi harga minyak mentah akan bergerak di rentang US$ 55-60 per barel hingga akhir tahun. Adapun batubara dapat berada di kisaran US$ 95-US$ 100 per ton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×