kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.629.000   26.000   1,00%
  • USD/IDR 17.947   -95,00   -0,53%
  • IDX 6.351   31,53   0,50%
  • KOMPAS100 835   3,22   0,39%
  • LQ45 634   -1,22   -0,19%
  • ISSI 220   1,96   0,90%
  • IDX30 356   -1,18   -0,33%
  • IDXHIDIV20 435   -3,83   -0,87%
  • IDX80 95   0,21   0,22%
  • IDXV30 120   -0,51   -0,42%
  • IDXQ30 113   -0,52   -0,45%

Ada PPKM Darurat, simak rekomendasi saham emiten semen


Kamis, 08 Juli 2021 / 19:44 WIB
ILUSTRASI. Aktivitas pekerja PT Semen Indonesia (SIG) di Pabrik Rembang, Jawa Tengah.


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Noverius Laoli

Namun, terlepas dari adanya PPKM darurat, Anissa menilai industri semen dalam negeri pun masih dibebani dengan kondisi kelebihan pasokan (oversupply).

“Dengan kenaikan kasus infeksi virus ini pemerintah masih akan fokus pada sektor kesehatan, berbeda dari sebelum ada pandemi dimana pemerintah fokus pada sektor infrastruktur,” sambung dia.

Meski demikian, Anissa masih memproyeksikan penjualan semen nasional tahun ini bisa tumbuh sekitar 4%-5% secara tahunan.  Sebagai perbandingan, volume penjualan semen domestik sepanjang 2020 tercatat sebesar 62,7 juta ton.

Realisasi ini menurun 10,4% dari penjualan tahun 2019 yang mencapai 70 juta ton. Ini merupakan pertumbuhan terendah dalam 10 tahun terakhir.

 

Reliance Sekuritas merekomendasikan beli untuk saham SMGR dengan target harga Rp  15.700  dan beli saham INTP dengan target harga Rp 15.900. 

Selanjutnya: Dua saham ini masuk indeks Sri-Kehati, seperti apa prospeknya?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×