kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.400   56,00   0,32%
  • IDX 6.927   -174,68   -2,46%
  • KOMPAS100 932   -25,23   -2,63%
  • LQ45 668   -16,35   -2,39%
  • ISSI 249   -6,54   -2,56%
  • IDX30 372   -7,24   -1,91%
  • IDXHIDIV20 457   -8,14   -1,75%
  • IDX80 105   -2,74   -2,55%
  • IDXV30 134   -2,38   -1,75%
  • IDXQ30 119   -2,29   -1,89%

Ada Penyesuaian RKAB, Central Omega (DKFT) Cetak Kinerja Positif di Kuartal I-2026


Kamis, 30 April 2026 / 11:38 WIB
Ada Penyesuaian RKAB, Central Omega (DKFT) Cetak Kinerja Positif di Kuartal I-2026
ILUSTRASI. PT Central Omega Resources Tbk DKFT (Dok/DKFT)


Reporter: Dimas Andi | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Central Omega Resources Tbk (DKFT) mengumumkan pencapaian finansial yang kuat pada kuartal I-2026 dengan perolehan laba bersih sebesar Rp 237 miliar atau tumbuh 74% year on year (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Pertumbuhan ini didorong oleh strategi pemasaran yang adaptif dan disiplin dalam efisiensi biaya.

Sebagai informasi, DKFT membukukan produksi bijih nikel sebesar 554.000 ton dan penjualan 755.000 ton pada kuartal I-2026. Angka ini menurun masing-masing 44,37% yoy dan 19,01% yoy dari periode sebelumnya. Penurunan volume operasional ini merupakan penyesuaian untuk mematuhi ketentuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) yang baru guna memastikan kepatuhan terhadap regulasi pemerintah.

Baca Juga: Penjualan dan Laba Mitra Adiperkasa (MAPI) Naik di Kuartal I-2026, Ini Pendorongnya

Keberhasilan menjaga profitabilitas di tengah penyesuaian volume ini merupakan hasil dari strategi bauran pemasaran, dengan komposisi penjualan Limonit sebesar 58% dan Saprolit 42%.

Di sisi lain, meskipun menghadapi tantangan operasional, kinerja keuangan DKFT menunjukkan tren positif yang sangat kuat. Terbukti, pendapatan DKFT tumbuh 20% yoy menjadi Rp 506 miliar pada kuartal I-2026. Pada saat yang sama, beban pokok pendapatan berhasil ditekan atau turun 13% yoy menjadi Rp 175 miliar.

Laba kotor DKFT meningkat 51% yoy menjadi Rp 331 miliar pada kuartal I-2026, dari sebelumnya Rp 219 miliar. Begitu pula dengan laba bersih DKFT yang melesat 74% yoy menjadi Rp 237 miliar, dibandingkan dengan kuartal I-2025 yakni Rp 137 miliar.

Baca Juga: Pendapatan & Laba Bersih United Tractors (UNTR) Turun di Kuartal I-2026, Cek Sebabnya

DKFT juga membukukan kenaikan EBITDA 57% yoy menjadi Rp 335 miliar pada kuartal I-2026, dari sebelumnya Rp 214 miliar.

"Fokus kami pada kuartal ini adalah kualitas pendapatan melalui optimalisasi bauran produk dan efisiensi biaya," tulis Direktur DKFT Feni Silviani Budiman dalam keterbukaan informasi, Kamis (30/4/2026).

Meskipun DKFT melakukan penyesuaian volume produksi mengikuti regulasi RKAB terbaru dari pemerintah, fundamental keuangan perusahaan tetap solid dan memberikan nilai tambah yang signifikan bagi pemegang saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×