kontan.co.id
banner langganan top
Jum'at, 4 April 2025 | : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Ada kekhawatiran resesi global, harga minyak terkoreksi pada perdagangan Jumat pagi


Jumat, 27 September 2019 / 08:00 WIB
Ada kekhawatiran resesi global, harga minyak terkoreksi pada perdagangan Jumat pagi
ILUSTRASI. Minyak mentah


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak turun tipis di awal perdagangan Jumat (27/9). Pukul 07.45 WIB, harga minyak west texas intermediate (WTI) untuk pengiriman November 2019 ada di US$ 56,28 per barel, turun 0,23% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 56,41 per barel.

Koreksi harga minyak dipicu oleh pemulihan produksi minyak Arab Saudi pasca serangan fasilitas kilang minyak Saudi Aramco beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Harga minyak kembali rebound pada perdagangan pagi ini

Selain itu, koreksi harga minyak juga didorong oleh kekhawatiran tentang ancaman resesi global yang membebani prospek permintaan minyak.

Mengutip Reuters, data dan analisa para analis menunjukkan, harga minyak tidak mungkin melonjak dalam waktu dekat.

"Antara puncak kekhawatiran permintaan minyak yang turun, resesi global dan kemungkinan bahwa jutaan barel minyak milik OPEC bisa kembali ke pasar cukup cepat. Tidak ada kepercayaan (tentang prospek minyak) ke depan," kata Amrita Sen, Kepala analis minyak Energy Aspect seperti dikutip Reuters.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×