kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.110   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.040   1,68   0,03%
  • KOMPAS100 789   0,53   0,07%
  • LQ45 599   -3,49   -0,58%
  • ISSI 210   2,97   1,43%
  • IDX30 339   -1,95   -0,57%
  • IDXHIDIV20 422   -0,99   -0,24%
  • IDX80 90   0,01   0,01%
  • IDXV30 116   1,09   0,96%
  • IDXQ30 109   -0,38   -0,35%

AALI, INCO, dan DGIK bergerak tidak wajar hari ini


Senin, 06 Juni 2011 / 16:58 WIB
ILUSTRASI. Panen udang vaname di Instalasi Budidaya Air Payau (IBAP) Prigi, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Rabu (18/9/2019). Sekitar 18 ton udang vaname dipanen dari sepuluh tempat pembudidayaan di lokasi itu. Surya/Aflahul Abidin


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 0,26%. Sejumlah saham berikut memiliki pergerakan tidak wajar pada transaksi hari ini.

- PT Astra Agro Lestari (AALI) turun 1,1% menjadi Rp 23.600. Disinyalir, penurunan kontrak harga crude palm oil (CPO) sebesar 0,7% menjadi 3.397 ringgit per ton menjadi penyebabnya.

- PT Duta Graha Indah (DGIK) melonjak 7,5% menjadi Rp 129. Ini merupakan kenaikan tertinggi sejak 6 Januari lalu. Dikabarkan, Asiariver Advisors Pte berencana membeli 20% saham DGIK pada minggu ini dengan kisaran harga Rp 120 hingga Rp 150.

- PT International Nickel Indonesia (INCO) turun 1,1% menjadi Rp 4.725. Ini merupakan penurunan terbesar dalam dua bulan terakhir. Menurut Presiden Direktur INCO Tony Wenas, tingkat produksi nikel INCO bakal turun tahun ini seiring dengan penutupan tambang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×