kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.809.000   -16.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.222   -19,00   -0,11%
  • IDX 7.107   -22,97   -0,32%
  • KOMPAS100 961   -5,51   -0,57%
  • LQ45 687   -4,03   -0,58%
  • ISSI 257   -1,74   -0,67%
  • IDX30 379   -2,57   -0,67%
  • IDXHIDIV20 465   -6,38   -1,35%
  • IDX80 108   -0,59   -0,55%
  • IDXV30 136   -1,32   -0,96%
  • IDXQ30 121   -1,18   -0,97%

Penjualan naik, harga batubara membara lagi


Jumat, 21 Desember 2012 / 06:42 WIB
ILUSTRASI. Nasabah mengamati beberapa logo asuransi jiwa di Jakarta, Jumat (30/7). Uang pertanggungan industri Asuransi Jiwa sentuh Rp 4.326,22 triliun


Reporter: Agung Jatmiko | Editor: Wahyu T.Rahmawati

JAKARTA. Harga batubara terus naik melanjutkan tren penguatan sejak akhir pekan lalu. Membaiknya perekonomian China menyebabkan naiknya harga batubara. Pengiriman batubara dari pelabuhan Newcastle, Australia melonjak 19% menjadi 3,26 juta metrik ton selama tujuh hari pada akhir pekan lalu.

Rabu (19/12), harga batubara untuk kontrak pengiriman Desember 2012 di ICE Futures menguat 0,1% menjadi US$ 93,8 per metrik ton dibanding harga hari sebelumnya. Selama sepekan, harga batubara menguat 2,51%.

Ibrahim, analis Harvest International Futures mengatakan, batubara tengah menikmati penguatan karena membaiknya data ekonomi dari China maupun kabar positif dari zona Eropa. "Tetapi para pelaku pasar masih melihat kelanjutan dari negosiasi masalah jurang fiskal. Ditolaknya proposal Obama, kemarin, merupakan sentimen buruk bagi komoditas, termasuk batubara. Kemungkinan besar harga batubara akan terkoreksi sebelum melanjutkan penguatan," kata Ibrahim.

Kenaikan harga batubara juga ditopang oleh datangnya musim hujan yang memaksa produsen batubara untuk sementara menghentikan kegiatan produksinya. Musim hujan pun menghambat pengiriman batubara.

Pengamat pasar komoditas, Wahyu Tribowo Laksono mengatakan, harga batubara cenderung rebound, walau terbuka kemungkinan koreksi sementara. Menurut Wahyu, semakin membaiknya perekonomian global menjadi sentimen positif bagi pergerakan harga batubara, terutama permintaan batubara dari China yang semakin meningkat di akhir tahun.

Wahyu mengatakan, pengaruh jurang fiskal tidak begitu terasa untuk batubara, karena batubara merupakan jenis komoditas energi dan industri. Masalah jurang fiskal lebih berpengaruh terhadap pergerakan komoditas logam mulia. "Salah satu pemicu kenaikan harga batubara adalah stimulus moneter, karena stimulus ini akan memacu gerak roda industri. Masalah jurang fiskal, entah ada kesepakatan atau tidak, di awal tahun 2013 nanti, Pemerintah AS tetap akan mengucurkan stimulus tambahan yang bisa memacu industri AS," kata Wahyu.

Secara teknikal, harga batubara cenderung terkoreksi terlebih dahulu. Indikator bollinger band 20 bergerak datar di bollinger tengah. Moving average dan moving average convergence divergence juga menunjukkan pergerakan datar. Ketiga indikator ini mengindikasi pasar masih melihat situasi dan kondisi. Indikator relative strength index arahnya 65% positif dan stochastic arahnya 75% positif.

Wahyu memprediksi, harga batubara akan bergerak di kisaran US$ 93,10 – US$ 99,00 per metrik ton. Wahyu optimistis batubara akan mencapai level US$ 100,00 per metrik ton di akhir tahun. Sedangkan, Ibrahim pesimistis, harga batubara bisa menyentuh level US$ 100 per metrik ton. Menurutnya, harga maksimal yang bisa dicapai batubara adalah US$ 98,00 per metrik ton. Ibrahim menduga, harga batubara akan bergerak di kisaran US$ 94,20 – US$ 96,50 per metrik ton, hari ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×