kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.940   -7,00   -0,04%
  • IDX 6.351   0,20   0,00%
  • KOMPAS100 836   0,96   0,12%
  • LQ45 634   -0,07   -0,01%
  • ISSI 219   -0,38   -0,17%
  • IDX30 356   0,15   0,04%
  • IDXHIDIV20 435   0,43   0,10%
  • IDX80 95   0,09   0,10%
  • IDXV30 120   -0,06   -0,05%
  • IDXQ30 113   0,08   0,07%

Harga minyak sepekan belakangan sudah melorot 3,5%


Jumat, 16 Januari 2015 / 13:32 WIB
ILUSTRASI. Kode Redeem Genshin Impact Versi 3.8 Update Juli 2023, Ambil Reward ini Sekarang!


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SINGAPURA. Harga minyak dunia menuju penurunan mingguan terbesar sejak Maret 1986. Mengutip data Bloomberg, pada pukul 13.01 waktu Singapura, harga kontrak minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk pengantaran Februari berada di posisi US$ 46,70 per barel atau naik 45 sen di New York Mercantile Exchange.

Pada 15 Januari kemarin, harga kontrak minyak turun US$ 2,23 menjadi US$ 46,25 sebarel.

Penurunan terjadi setelah Organization Petroleum Exporting Countries (OPEC) memprediksi turunnya tingkat permintaan minyak mereka.

Menurut OPEC, rata-rata tingkat permintaan minyak OPEC akan berada di level 28,8 juta barel per hari. Ini merupakan level terendah sejak 12 tahun terakhir.

"Ini merupakan permainan poker global di pasar minyak. Yang mengedip pertama kali menjadi pihak yang kalah. OPEC sudah melakukan strategi kartel selama beberapa dekade dan sekarang strategi itu tak lagi berhasil," jelas Michael McCarthy, Chief Strategist CMC Markets di Sydney.

Sementara itu, harga kontrak minyak jenis Brent untuk pengantaran Maret naik 45 sen menjadi US$ 48,72 sebarel di ICE Futures Europe Exchange.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×