Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
TOKYO. Harga sejumlah komoditas dunia hari ini (13/8) mencatatkan kenaikan. Beberapa di antaranya yakni harga minyak dan emas.
Pada pukul 12.49 waktu Tokyo, harga kontrak minyak melesat 0,8% di New York menjadi US$ 93,58 per barel. Sementara, harga kontrak emas untuk pengantaran cepat naik 0,3% menjadi US$ 1.624,40 per troy ounce. Kenaikan dua komoditas utama ini turut mengerek indeks S&P GSCI Index dari 24 komoditas sebesar 0,4%.
Salah satu sentimen yang menyokong pergerakan harga komoditas adalah data pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Jepang yang naik lebih rendah dari estimasi. Hal ini memicu spekulasi bahwa bank sentral global akan melakukan serangkaian strategi untuk menyokong pertumbuhan.
"Ada perang tersembunyi di pasar global antara ekspektasi stimulus dengan data fundamental perekonomian yang buruk. PDB Jepang tumbuh lebih rendah dari estimasi, yang mendorong sentimen negatif. Namun di sisi lain, ada harapan besar Bank of Japan akan melakukan pelonggaran kebijakan, yang mendongkrak pasar," urai Ayako Sera, market strategist Sumitomo Mitsui Trust Bank Ltd.
Sekadar tambahan informasi, data yang dirilis Kabinet Pemerintahan Jepang menunjukkan, tingkat Produk Domestik Bruto di sepanjang kuartal II naik 1,4%. Bandingkan dengan pertumbuhan PDB di kuartal I yang mencapai 5,5%. Sementara, nilai tengah 24 ekonom yang disurvei Bloomberg memprediksi pertumbuhan sebesar 2,3%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
