kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.884.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

Harga emas sempat menyentuh US$ 1.296 per ounce


Jumat, 08 November 2013 / 06:30 WIB
ILUSTRASI. GoPay dan Peluang berkolaborasi hadirkan layanan investasi emas digital lewat GoInvestasi. Foto: DOK GoPay


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

NEW YORK. Harga emas turun ke posisi terendah tiga pekan karena adanya kenaikan pertumbuhan ekonomi di Amerika Serikat (AS) yang memicu adanya spekulasi Federal Reserve akan mengurangi stimulus moneter dalam waktu dekat.  

Emas berjangka untuk pengiriman Desember turun 0,7Ún berada di harga US$ 1.308.50 per ounce pada pukul 1:59 waktu Comex, New York. Sebelumnya, harga emas sempat menyentuh harga US$ 1.296 per ounce, harga terendah sejak 17 Oktober

"Data hari ini mengatakan, bahwa pemangkasan stimulus bisa segera terjadi," kata Phil Streible, broker komoditas di RJ O'Brien & Associates kepada Bloomberg, di Chicago. Ia bilang, menguatnya ekonomi AS dan menguatnya dolar AS memperburuk harga emas.

Sementara itu, harga perak berjangka untuk pengiriman Desember turun 0,5% menjadi US$ 21,657 per ounce di New York . Sementara itu, harga paladium di untuk pengiriman Desember di New York Mercantile Exchange melemah 0,7% menjadi US$ 759,15 per ounce.

Platinum berjangka untuk pengiriman Januari turun 0,7% menjadi US$ 1.456,80 per ounce .

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×