kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.916.000   20.000   1,05%
  • USD/IDR 16.849   -29,00   -0,17%
  • IDX 6.436   -6,15   -0,10%
  • KOMPAS100 921   -1,90   -0,21%
  • LQ45 718   -5,24   -0,72%
  • ISSI 203   1,04   0,52%
  • IDX30 375   -2,53   -0,67%
  • IDXHIDIV20 455   -3,38   -0,74%
  • IDX80 104   -0,45   -0,43%
  • IDXV30 111   -0,65   -0,58%
  • IDXQ30 123   -0,75   -0,60%

Emas kembali tersengat isu tapering the Fed


Sabtu, 21 September 2013 / 08:15 WIB
Emas kembali tersengat isu tapering the Fed
ILUSTRASI. Kartun animasi Avatar: The Last Airbender adalah kartun animasi populer yang bisa ditonton bersama keluarga di Netflix.


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW YORK. Harga kontrak emas dunia mencatatkan penurunan terbesar dalam 11 pekan terakhir tadi malam (20/9) di New York. Data yang dihimpun Bloomberg menunjukkan, pada pukul 13.44 waktu New York, harga kontrak emas untuk pengantaran Desember anjlok 2,7% menjadi US$ 1.332,50 per troy ounce per pukul 13.44 waktu New York.

Ini merupakan penurunan terbesar untuk kontrak emas teraktif sejak 5 Juli lalu. Meski demikian, sepanjang pekan ini, harga emas menanjak 1,8%.

Penurunan harga emas terjadi setelah salah satu pejabat the Federal reserve mengungkapkan adanya kemungkinan pemangkasan nilai stimulus dalam jumlah kecil pada Oktober mendatang. Pernyataan tersebut memangkas permintaan emas sebagai alat investasi.

"Periode lanjutan yakni mengawasi pernyataan the Fed sudah dimulai kembali," jelas Steve Scacalossi, vice president TD Securities Inc.

Sekadar tambahan informasi, harga emas sudah merosot 20% sepanjang tahun ini. Salah satu sebabnya adalah hilangnya kepercayaan investor terhadap harga emas di tengah reli pasar saham ke rekor tertinggi dan rendahnya tingkat inflasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

[X]
×