kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.639.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.710   -73,00   -0,41%
  • IDX 6.664   67,78   1,03%
  • KOMPAS100 871   12,33   1,44%
  • LQ45 661   8,80   1,35%
  • ISSI 232   2,52   1,10%
  • IDX30 370   4,67   1,28%
  • IDXHIDIV20 457   6,50   1,44%
  • IDX80 99   1,43   1,46%
  • IDXV30 127   2,80   2,26%
  • IDXQ30 118   1,70   1,46%

Emas kembali tersengat isu tapering the Fed


Sabtu, 21 September 2013 / 08:15 WIB
ILUSTRASI. Kartun animasi Avatar: The Last Airbender adalah kartun animasi populer yang bisa ditonton bersama keluarga di Netflix.


Reporter: | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW YORK. Harga kontrak emas dunia mencatatkan penurunan terbesar dalam 11 pekan terakhir tadi malam (20/9) di New York. Data yang dihimpun Bloomberg menunjukkan, pada pukul 13.44 waktu New York, harga kontrak emas untuk pengantaran Desember anjlok 2,7% menjadi US$ 1.332,50 per troy ounce per pukul 13.44 waktu New York.

Ini merupakan penurunan terbesar untuk kontrak emas teraktif sejak 5 Juli lalu. Meski demikian, sepanjang pekan ini, harga emas menanjak 1,8%.

Penurunan harga emas terjadi setelah salah satu pejabat the Federal reserve mengungkapkan adanya kemungkinan pemangkasan nilai stimulus dalam jumlah kecil pada Oktober mendatang. Pernyataan tersebut memangkas permintaan emas sebagai alat investasi.

"Periode lanjutan yakni mengawasi pernyataan the Fed sudah dimulai kembali," jelas Steve Scacalossi, vice president TD Securities Inc.

Sekadar tambahan informasi, harga emas sudah merosot 20% sepanjang tahun ini. Salah satu sebabnya adalah hilangnya kepercayaan investor terhadap harga emas di tengah reli pasar saham ke rekor tertinggi dan rendahnya tingkat inflasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×