kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.788.000   -12.000   -0,43%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Yunani setuju berhemat, Wall Street ditutup reli


Jumat, 10 Februari 2012 / 06:31 WIB
ILUSTRASI. Suasana sidang paripurna DPR. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/pras/17


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW YIRK. Sebagian besar saham-saham yang ditransaksikan di bursa AS ditutup naik. Pada pukul 16.00 waktu New York, indeks Standard & Poor's 500 naik 0,2% menjadi 1.351,95. Sebelumnya, indeks S&P 500 sempat terpeleset 0,4%. Sedangkan indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,1% menjadi 12.890,46.

Sektor teknologi memimpin kenaikan dari sepuluh sektor yang diperdagangkan pada indeks S&P 500, dengan kenaikan 1%. Sementara, sejumlah saham yang pergerakannya mempengaruhi pergerakan bursa AS antara lain: Akamai Technologies Inc dan Visa Inc masing-masing melesat setidaknya 3,7%. Sedangkan United Technologies Corp reli 2,5%.

Beberapa sentimen turut mempengaruhi pergerakan Wall Street. Salah satunya, pimpinan politik Yunani akhirnya menyetujui semua kebijakan yang diajukan sebagai persyaratan untuk mendapatkan dana talangan internasional.

"Saya berharap ada performa yang lebih baik di pasar saham. Jika Uni Eropa dapat menunjukkan mereka dapat mencapai kesepakatan dengan negara kecil yang memiliki masalah besar, maka investor akan yakin masalah di negara besar dengan masalah yang besar pula juga bisa ditangani," jelas Peter Jankovskis dari Oakbrook Investment di Illinois.

Catatan saja, hampir seluruh pasar saham di dunia mencatatkan reli setelah pemerintah Prancis mencapai kesepakatan penghematan anggaran untuk mendapatkan dana talangan senilai 130 miliar euro atau US$ 173 miliar. Langkah itu harus dilakukan Yunani mengingat ada utang obligasi pemerintah yang jatuh tempo pada 20 maret mendatang senilai 14,5 miliar euro.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×