kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Yield SUN tenor 10 tahun diprediksi 6,67%-6,68%


Rabu, 15 November 2017 / 10:07 WIB


Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga surat utang negara (SUN) pada perdagangan Rabu (15/11) diperkirakan naik.

Analis Fixed Income MNC Sekuritas I Made Adi Saputra mengatakan, kenaikan harga SUN didorong nilai tukar rupiah yang diperkirakan akan menguat. Data pendukungnya adalah neraca perdagangan Indonesia yang diekspektasikan surplus.

"Imbal hasil surat utang global yang turun juga akan menjadi katalis positif pada perdagangan hari ini," kata Made dalam riset, Rabu (15/11).

Secara teknikal, Made menganalisis, harga SUN dalam jangka pendek masih dalam tren kenaikan. Made merekomendasikan seri FR0069, FR0053, FR0061, dan FR0068 dalam perdagangan hari ini.

Senada, Ahmad Mikail Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia menyebut, data ekspor dan impor Indonesia yang akan dirilis hari ini diperkirakan bakal mendorong penguatan rupiah. Ekspektasinya neraca perdagangan Indoensia bulan Oktober akan kembali naik.

"Dollar AS melemah hampir terhadap semua mata uang negara Asia mendorong penurunan yield obligasi di sejumlah negara berkembang terutama Indonesia," kata Ahmad dalam riset.

Ahmad memperkirakan, yield SUN 10 tahun masih akan bergerak di rentang 6,67%-6,68% hingga akhir pekan ini. Beberapa seri obligasi pemerintah yang masih atraktif di tengah kecenderungan penurunan yield adalah FR0075,FR0045, FR0050,FR0057,FR0062, dan FR067.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×