kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR15.213
  • EMAS622.149 -0,48%

Yen koreksi teknikal karena sudah terlalu kuat

Minggu, 18 Februari 2018 / 17:53 WIB

Yen koreksi teknikal karena sudah terlalu kuat
ILUSTRASI. Kurs yen Jepang - dollar AS



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Volatilitas di pasar global membuat kurs yen Jepang melambung. Terhadap dollar Amerika Serikat (AS), yen sudah menguat 2,92% sejak awal bulan Februari. Namun terdapat kondisi overbought membuat yen terkoreksi. Ini terlihat pada perdagangan Jumat (16/2), di mana pasangan USD/JPY menguat 0,08% ke 106,21.

Menteri Keuangan Jepang Taro Aso pada Kamis (15/2) menyatakan posisi yen sudah kuat dan tidak membutuhkan intervensi dari pemerintah. Pernyataan ini mengikuti strategi gubernur Bank Sentral Jepang Haruhiko Kuroda yang terpilih untuk kedua kalinya pada pekan lalu. Adapun Kuroda tetap memberikan indikasi Jepang tidak akan mengalami perubahan kebijakan moneter dalam waktu dekat.


Yen pun berpotensi koreksi teknikal karena sudah menguat terlalu panjang. "Yen sudah overbought dan komentar Aso mencoba meredamnya, tapi dalam jangka pendek dollar mendapat kekuatan karena secara umum didukung oleh rilis data yang lumayan," jelas Analis Central Capital Futures Wahyu Tribowo Laksono kepada Kontan.co.id.

Akhir pekan lalu, pergerakan dollar didukung dengan rilis data ekonomi yang cukup baik. Data inflasi AS berupa data Consumer Price Index pada Januari 2018 naik 0,5% jauh lebih baik daripada bulan sebelumnya 0,1%. Lalu, rilis CPI inti terlihat stabil di 0,3%. Namun Wahyu melihat rilis data inflasi hanya jadi sentimen jangka pendek.

"Inflasi dan ekonomi AS tidak cukup bagus untuk menjadi alasan penguatan dollar, apalagi kalau masih ada kepanikan yang mengancam maka saham AS juga terancam dan bisa memicu risk off," jelas Wahyu. Dus, yen berpotensi kembali menguat bila masyarakat sekali lagi mengalami kepanikan dalam sektor saham.

Penguatan yen juga terlihat dari teknikal pasangan ini yang memberi sinyal tertekan dan bisa alami anjlok dalam waktu dekat. Hal ini terlihat dari formasi moving average (MA) jangka menengah dan pendek bergerak bearish, adapun indikator moving average convergence divergence (MACD) terlihat negatif. Begitu juga dengan indikator relative strength index (RSI) di 25,34 dan indikator stochastic di level 7,84 yang keduanya berada di area negatif.

Wahyu memberikan rekomendasi buy pada pasangan USD/JPY dengan support 105,70-105,20-104,60 dan resistance 106,60-107,00-107,5.

 

 

Reporter: Tane Hadiyantono
Editor: Sofyan Hidayat

VALUTA

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0016 || diagnostic_api_kanan = 0.0630 || diagnostic_web = 0.3946

Close [X]
×