kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.682   96,00   0,55%
  • IDX 6.463   -260,71   -3,88%
  • KOMPAS100 857   -36,41   -4,08%
  • LQ45 637   -20,77   -3,16%
  • ISSI 234   -9,45   -3,89%
  • IDX30 362   -9,71   -2,62%
  • IDXHIDIV20 445   -9,93   -2,18%
  • IDX80 98   -3,72   -3,65%
  • IDXV30 127   -3,05   -2,35%
  • IDXQ30 116   -2,80   -2,35%

Window dressing bakal topang harga SUN


Rabu, 30 Desember 2015 / 12:23 WIB


Reporter: Maggie Quesada Sukiwan | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Analis memprediksi, harga Surat Utang Negara (SUN) di pasar sekunder pada perdagangan Rabu (30/12) bakal meningkat. Aksi window dressing pelaku pasar berpeluang menyokong harga SUN.

Pada Selasa (29/12), rata-rata harga obligasi pemerintah yang tercermin pada INDOBeX Government Clean Price terkoreksi 0,08% dibandingkan hari sebelumnya ke level 104,89.

Analis Fixed Income MNC Securitites I Made Adi Saputra menduga, harga SUN di pasar sekunder pada perdagangan Rabu (30/12) bakal naik.

Faktor pendorongnya, aksi pelaku pasar yang menerapkan window dressing guna memperbaiki kinerja portofolio pada tahun 2015.

 "Perdagangan hari ini yang merupakan perdagangan terakhir di tahun 2015 akan dimanfaatkan pelaku pasar untuk melakukan pembelian secara selektif guna memperbaiki kinerja portofolio di tahun 2015," paparnya.

Namun, Made menerawang kenaikan harga SUN hari ini bakal dibatasi oleh faktor teknikal. Sebab, pergerakan harga SUN masih berada pada area bearish (turun).

Apalagi imbal hasil US Treasury bertenor 10 tahun ditutup naik dari level 2,23% menjadi 2,3%.

Oleh karena itu, Made menyarankan investor untuk tetap mencermati arah pergerakan harga SUN di pasar sekunder. Bagi investor berhorizon investasi jangka panjang, Made menyarankan untuk membeli SUN secara bertahap apabila harga terkoreksi.

"Obligasi Negara seri FR0070, FR0059, FR0064, FR0058 dapat dipertimbangkan sebagai pilihan," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×