kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.682   96,00   0,55%
  • IDX 6.463   -260,71   -3,88%
  • KOMPAS100 857   -36,41   -4,08%
  • LQ45 637   -20,77   -3,16%
  • ISSI 234   -9,45   -3,89%
  • IDX30 362   -9,71   -2,62%
  • IDXHIDIV20 445   -9,93   -2,18%
  • IDX80 98   -3,72   -3,65%
  • IDXV30 127   -3,05   -2,35%
  • IDXQ30 116   -2,80   -2,35%

Harga SUN diduga akan naik terbatas


Senin, 28 Desember 2015 / 11:15 WIB


Reporter: Maggie Quesada Sukiwan | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Analis menerawang, harga Surat Utang Negara (SUN) di pasar sekunder pada perdagangan Senin (28/12) berpeluang menguat.

Pada Rabu (23/12), rata-rata harga obligasi pemerintah yang tercermin pada INDOBeX Government Clean Price terpeleset 0,01% ketimbang hari sebelumnya menjadi 105,06.

Analis Fixed Income MNC Securities I Made Adi Saputra menduga, harga SUN di pasar sekunder pada perdagangan hari ini berpotensi meningkat akibat tren penguatan mata uang Garuda di hadapan dollar Amerika Serikat (AS).

Di pasar spot pada Senin (28/12) pukul 10.18 WIB, nilai tukar rupiah menguat 0,06% ke level Rp 13.623 per dollar AS.

"Hanya saja, kenaikan harga yang terjadi masih akan terbatas dikarenakan pelaku pasar yang telah berlibur serta belum terlihatnya aliran modal dari investor asing yang kembali masuk ke pasar SUN dalam jumlah besar," jelasnya.

Oleh karena itu, Made menyarankan investor yang berhorizon investasi jangka pendek untuk menerapkan strategi trading jangka pendek dengan instrumen investasi pilihan pada ORI012 yang memberikan imbal hasil menarik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×