kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.964.000   20.000   1,03%
  • USD/IDR 16.530   136,00   0,83%
  • IDX 7.771   -180,81   -2,27%
  • KOMPAS100 1.082   -24,22   -2,19%
  • LQ45 794   -17,88   -2,20%
  • ISSI 263   -5,59   -2,08%
  • IDX30 412   -9,22   -2,19%
  • IDXHIDIV20 479   -9,02   -1,85%
  • IDX80 119   -3,01   -2,46%
  • IDXV30 129   -3,65   -2,76%
  • IDXQ30 133   -2,74   -2,01%

WIKA Targetkan Nilai Kontrak hingga Rp 27 Triliun pada 2024


Senin, 27 November 2023 / 15:20 WIB
WIKA Targetkan Nilai Kontrak hingga Rp 27 Triliun pada 2024
ILUSTRASI. Alat berat dioperasikan untuk pembangunan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Jumat (22/9/2023). Presiden Joko Widodo menyebut progres pembangunan IKN sudah mencapai sekitar 40 persen. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/rwa.


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) menargetkan raihan nilai kontrak hingga Rp 27 triliun pada tahun 2024. Target tersebut sama dengan target WIKA di tahun 2023.

Sekretaris Perusahaan Wijaya Karya, Mahendra Vijaya, mengakui tahun politik akan menyebabkan terjadinya perlambatan kinerja untuk perusahaan konstruksi, termasuk WIKA.

“Kami masih mengevaluasi besaran nilainya, kemungkinan target sama dengan tahun ini, yaitu Rp 25 triliun - Rp 27 triliun,” ujarnya dalam public expose WIKA, Senin (27/11).

Baca Juga: Begini Strategi Wijaya Karya (WIKA) dalam Perbaiki Likuiditas

Terkait jumlah pegawai, WIKA melakukan zero growth pegawai sebagai salah satu langkah penyehatan kinerja Perseroan.“Pegawai yang sudah pensiun tidak kami gantikan dengan yang baru," ucapnya. 

Mahendra menuturkan, WIKA juga tengah mendorong agar Perseroan bisa mendapatkan laba di tahun 2024 dengan melakukan 8 stream penyehatan perusahaan.

Baca Juga: WIKA: Progres Proyek Istana Presiden di IKN di Kawasan IKN Sudah 36,58%

“Diharapkan kondisi tersebut bisa dikembalikan dalam waktu yang tidak panjang. Mungkin di tahun 2025-2026, WIKA bisa kembali ke kondisi yang baik, tapi ini juga membutuhkan dukungan stakeholder,” paparnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×