kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 16.910   28,00   0,17%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Wika Gedung (WEGE) Targetkan Divestasi Aset Rp 100 Miliar pada Tahun 2026


Rabu, 15 Oktober 2025 / 19:02 WIB
Wika Gedung (WEGE) Targetkan Divestasi Aset Rp 100 Miliar pada Tahun 2026
ILUSTRASI. Proyek Wika Gedung ---- Pekerja menggunakan telepon genggam dekat logo PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WIKA Gedung) pada proyek pembangunan Jakarta International Velodrome Rawamangun Jakarta, Rabu (01/11/2018). Wijaya Karya Bangunan Gedung.


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) menargetkan bakal divestasi aset senilai hingga Rp 100 miliar pada akhir tahun 2026.

Direktur Keuangan, Human Capital, dan Manajemen Risiko Wijaya Karya Bangunan Gedung, Hartanto Karti Raharjo menjelaskan bahwa perseroan memiliki jenis aset aktif dan persediaan.

Untuk divestasi, WEGE menargetkan akan menjual aset yang sifatnya persediaan, seperti tanah dan apartemen.

Baca Juga: Wika Gedung (WEGE) Bidik Perolehan Kontrak Baru Rp 3 Triliun di 2026

Selain itu, ada beberapa aset produksi yang mau didivestasikan, terutama yang tingkat produktivitasnya belum sesuai rencana.

“Tanah itu sebenarnya bisa kami kembangkan. Tapi kebijakan dari WIKA Group tidak boleh investasi. Jadi, dari situ akan kami jual,” ujarnya dalam Media Gathering WEGE, Rabu (15/10/2025).

 

Menurut Hartanto, WEGE saat ini sudah memiliki calon pembeli potensial dan sudah menjalin pembicaraan yang intens terkait transaksi aset tersebut.

Baca Juga: Realisasi Kontrak Baru WEGE Baru Mencapai Rp 116 Miliar, Ini Penyebabnya

Pada tahun 2025, WEGE menargetkan divestasi aset Rp 50 miliar. Sementara, divestasi aset ditargetkan Rp 100 miliar di tahun 2026.

Selanjutnya: Wacana Wajib Pasok Domestik Logam Mulia, Ini Tanggapan Freeport Indonesia

Menarik Dibaca: Bank Digital Ini Siapkan Layanan Pintar untuk Bantu Atur Keuangan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×