kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.614.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

Waspada, IHSG rentan aksi profit taking


Selasa, 02 Agustus 2016 / 07:51 WIB


Reporter: Juwita Aldiani | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan kemarin melonjak 2,79% menjadi 5.361,58. Salah satu pemicunya adalah, aksi beli (net buy) pemodal asing senilai Rp 1,83 triliun di Bursa Efek Indonesia. Asing masuk ke sejumlah saham unggulan di sektor infrastruktur, perbankan dan aneka industri.

Analis Recapital Securities Liga Maradona menilai, selain net buy asing, inflasi yang cukup terjaga turut mendorong IHSG. "Saham-saham sektor konsumer mulai bangkit, setelah Jumat (29/7) lalu mengalami profit taking," ungkap dia, Senin (1/8).

Deky Rahmat Sani, analis NH Korindo Securities, menyuarakan hal serupa. Dalam risetnya, Deky berpendapat, pasar merespons positif laju inflasi pada Juli 2016 sebesar 0,69%.

"Angka ini lebih tinggi dibandingkan inflasi Juni sebesar 0,66%," jelas Deky.

Liga memproyeksikan, hari ini (2/8) IHSG cenderung melemah terbatas, karena aksi ambil untung. "Investor mulai mengincar saham yang menguat signifikan," kata dia, yang memprediksi support IHSG di level 5.330 dan resistance 5.380.

Adapun Deky memprediksi, IHSG bergerak menguat terbatas dengan rentang support 5.341 - 5.312 dan resistance 5.385 - 5.402.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×