kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   -20.000   -0,78%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Waskita Karya (WSKT) Targetkan Jual Tol Pemalang-Batang di Kuartal Pertama 2023


Jumat, 02 Desember 2022 / 16:27 WIB
ILUSTRASI. Waskita Karya (WSKT) berupaya menargetkan pengurangan beban utang secara bertahap melalui divestasi tol.


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) terus berupaya merestrukturisasi keuangan dan menargetkan pengurangan beban utang secara bertahap melalui divestasi tol. Terbaru, WSKT bakal melepas Tol Pemalang-Batang ke INA di kuartal pertama 2023.

Investor Relations Waskita Karya Albert mengatakan, WSKT bakal melepas kepemilikan tol atau yang disebut strategic partnership tol Pemalang-Batang sepanjang 39 km dengan kepemilikan 60%. Aksi korporasi ini ditargetkan rampung pada kuartal pertama 2023.

Adapun, pembelinya disebut-sebut adalah Indonesia Investment Authority (INA). "Di kuartal pertama 2023 kami akan melakukan strategic partnership ruas tol Pemalang-Batang dengan INA," ujarnya dalam diskusi virtual Samuel Sekuritas, Kamis (1/12).

Baca Juga: Waskita Karya (WSKT) Kantongi Pembayaran Termin Proyek Rp 11,2 Triliun Hingga Oktober

Dari penjualan Pemalang-Batang ini, WSKT bakal mendapatkan potensi penurunan utang hingga Rp 7,2 triliun. WSKT optimistis karena secara historis dapat melepas tol dengan angka 1,5 kali dari cost recovery.

Direktur Human Capital Manajemen dan Pengembangan Sistem WSKT Mursyid menambahkan, divestasi tol merupakan bagian dari upaya menurunkan utang sehingga beban yang ditanggung WSKT dapat turun secara bertahap. "Strategic partnership ini keuntungan bagi kami dari penurunan utang, sharing beban, sehingga beban bunga ditanggung Waskita menurun bertahap seiring divestasi hingga 2026," tutur dia.

Hingga 2026, Waskita menargetkan pelepasan lima ruas tol lagi dengan potensi dekonsolidasi utang senilai Rp 23 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×