kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.930.000   20.000   1,05%
  • USD/IDR 16.230   -112,00   -0,69%
  • IDX 7.214   47,18   0,66%
  • KOMPAS100 1.053   7,20   0,69%
  • LQ45 817   1,53   0,19%
  • ISSI 226   1,45   0,65%
  • IDX30 427   0,84   0,20%
  • IDXHIDIV20 504   -0,63   -0,12%
  • IDX80 118   0,18   0,16%
  • IDXV30 119   -0,23   -0,19%
  • IDXQ30 139   -0,27   -0,20%

Waskita caplok konsesi jalan tol


Jumat, 18 Juli 2014 / 13:20 WIB
Waskita caplok konsesi jalan tol
ILUSTRASI. Utang Luar Negeri: Petugas menghitung uang dolar AS di gerai penukaran mata uang asing


Reporter: Amailia Putri Hasniawati | Editor: Ruisa Khoiriyah

JAKARTA. PT Waskita Karya Tbk (WSKT) resmi mengakuisisi operator jalan tol milik PT Rekatunggal Abadi dan PT Global Selaras, yakni PT Pejagan Pemalang Toll Road (PPTR). 

br />

Haris Gunawan, Sekretaris Perusahaan WSKT mengatakan, pada 16 Juli 2014, perseroan telah melakukan pengambilalihan PPTR secara langsung maupun tidak langsung. Waskita melalui, PT Waskita Tol Road mengakuisi 99,99% saham PPTR milik Rekatunggal.

br />

Sedangkan, WSKT mengambilalih 0,01% saham PPTR milik Global Selaras. Sehingga, secara keseluruhan, Waskita memiliki penuh saham PPTR.

"Harga pembelian saham Rp 300 miliar," ujar Haris dalam pernyataan resmi.

br />

Merujuk pada kesepakatan akuisisi, Global Selaras dan Rekatnggal Abadi memiliki kesempatan untuk membeli kembali (buyback) saham-saham PPTR yang telah dijual. Buyback bisa dilakukan hingga tahun ke tiga dengan nilai transaksi yang disepakati sebesar Rp 458,8 miliar.

br />

Namun, bila opsi buyback dilakukan sebelum tiga tahun setelah akta pengambilalihan ditandatangani, maka para pihak akan menyepakati lebih dulu cara pembayaran sisa perkembangan pekerjaan konstrisusi jalan tol dan skema pembayaran opsi buyback.

br />

Harga pembelian kembali itu akan ditentukan atas dasar perhitungan bunga sebesar 14,25% per tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004 Digital Marketing for Business Growth 2025 : Menguasai AI dan Automation dalam Digital Marketing

[X]
×