kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Wall Street turun dipicu kecemasan penutupan pemerintahan


Rabu, 17 Januari 2018 / 06:26 WIB
Bursa AS


Sumber: CNBC | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Pasar saham Amerika Serikat ditutup turun pada perdagangan Selasa (16/1) waktu setempat. Ketiga indeks di Wall Street berbalik melemah, karena investor mengkhawatirkan penutupan pemerintahan AS.

Mengutip CNBC, Rabu dini hari, Dow Jones Industrial Average (DJIA) berakhir turun 10,33 poin atau 0,04% menjadi 25.792,86. Kemudian, S&P 500 tergerus 9,82 poin atau 0,35% di 2.776,42, dan Nasdaq melemah 37,38 poin atau setara 0,52% ke posisi 7.223,69.

Indeks acuan jatuh dari posisi rekor tertinggi, lantaran investor mempertimbangkan kemungkinan adanya penutupan pemerintahan. Indeks volatilitas Cboe, sebagai ukuran kecemasan di pasar, naik 14,5% menjadi 11,63.

Kongres harus meloloskan nota belanja pemerintah pada Jumat ini untuk menghindari penutupan pemerintah. Sebelumnya, pertentangan antara Partai Republik dan Demokrat mencuat karena Demokrat ingin meloloskan undang-undang imigrasi (DACA).

"Konstituensi Demokratik utama menuntut agar Kongres bersikeras membuat DACA bagian dari syarat meloloskan undang-undang anggaran, agar pemerintah tetap berjalan," kata L. Thomas Block, ahli strategi kebijakan Washington Fundstrat Global Advisors, seperti dilansir CNBC.

DACA adalah prosedur yang memungkinkan non-warga negara tertentu untuk tinggal di AS dan bekerja secara legal, tanpa khawatir dideportasi.

"Saya pikir pasar sebenarnya dapat terus berfokus pada pendapatan. Tetapi karena ini akan menunjukkan kemampuan kedua belah pihak untuk bersama sampai pada kesepakatan, itu akan menjadi lebih diperhatikan pasar," kata Quincy Krosby, Kepala strategi pasar Prudential Financial.

Pasar saham sebelumnya disokong laporan pendapatan sejumlah perusahaan yang lebih baik dari perkiraan dan optimisme ekonomi yang meningkat di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×