kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Wall Street tertekan setelah reli lima hari


Selasa, 20 September 2011 / 06:39 WIB
Wall Street tertekan setelah reli lima hari
ILUSTRASI. Para pemimpin Asia-Pasifik menyuarakan keprihatinan atas situasi di Laut China Selatan yang kian memanas. (Navy photo by Mass Communication Specialist 3rd Class Elliot Schaudt) 


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW YORK. Mayoritas saham di bursa AS melorot kemarin malam. Pada pukul 16.00 waktu New York, indeks Standard & Poor's 500 turun 1% menjadi 1.204,09. Pada pekan lalu, indeks S&P reli selama lima hari berturut-turut. Sementara itu, indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,9% menjadi 11.401,01.

Saham-saham berkapitalisasi besar yang turut mempengaruhi bursa AS kemarin antara lain: Bank of America Corp dan JPMorgan Chase & Co yang turun masing-masing turun 2,8%. Selain itu, Alcoa Inc turun 3,3% dan Hewlett Packard Co dengan penurunan masing-masing 3,3% dan 2,6%.

Penurunan bursa AS masih dilatarbelakangi oleh kecemasan investor terkait Yunani. Investor cemas, Yunani akan gagal memenuhi persyaratan yang ditetapkan untuk mendapat bantuan finansial. Jika itu terjadi, Yunani terancam default.

"Satu-satunya masalah yang sangat berpengaruh adalah Eropa. Bank Sentral bisa menyediakan likuiditas, namun mereka tak bisa menyelesaikan masalah ketidakseimbangan struktural," urai Jack Ablin, chief investment officer Harris Private Bank.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×