kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Wall Street terkoreksi akibat aksi tunggu negosiasi AS-China dan sanksi Iran


Selasa, 25 Juni 2019 / 06:31 WIB


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks saham Wall Street mayoritas bergerak melemah pada Senin (24/6). Kemarin, indeks S&P 500 turun 0,17% ke 2.945,35.

Nasdaq Composite pun turun 0,32% ke 8.005,70. Sedangkan Dow Jones Industrial Average menguat tipis 0,03% ke 26.727,54.

Pasar saham masih menunggu kelanjutan rencana negosiasi dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China di akhir pekan. "Pasar cenderung sepi dan menunggu hasil pertemuan G20 serta pengaruhnya terhadap keputusan Federal Reserve," kata Bruce Monrad, chairman dan trustee Northeast Investors Trust kepada Reuters.

Monrad mengatakan bahwa hasil pertemuan antara China dan AS akan memengaruhi keputusan suku bunga The Fed bulan depan. "Pemangkasan suku bunga oleh The Fed mungkin siap diluncurkan. Tapi, apa yang terjadi pada G20 juga akan berpengaruh pada keputusan," kata dia.

Pada Senin malam waktu Washington, Presiden AS Donald Trump pun mengumumkan sanksi kepada para pemimpin dan pejabat tinggi Iran. Sanksi yang ditujukan kepada perorangan ini bertujuan untuk menahan akses terhadap sumber daya keuangan.

Sanksi ini memicu kenaikan harga emas lebih tinggi pada awal perdagangan Selasa (25/6). Pagi ini, harga emas untuk pengiriman Agustus 2019 di Commodity Exchange naik 0,68% ke US$ 1.427,80 per ons troi. Harga emas spot pun melaju kencang ke US$ 1.423,50 per ons troi yang merupakan level tertinggi dalam enam tahun terakhir.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×