kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Wall Street terangkat harapan penurunan suku bunga


Selasa, 04 Juni 2019 / 22:34 WIB
Wall Street terangkat harapan penurunan suku bunga


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Bursa saham Amerika Serikat (AS) naik mengawali perdagangan Selasa (4/6). Terkerek rebound saham di sektor teknologi setelah Gubernur Federal Reserve Jerome Powell mengatakan bank sentral akan mengambil kebijakan ‘sesuai’ risiko perang dagang, membuka pintu kemungkinan penurunan suku bunga.

Mengutip Reuters, pukul 10:12 waktu setempat, Dow Jones Industrial Average naik 245,72 poin, atau 0,99% pada 25.065,50, S&P 500 naik 23,04 poin, atau 0,84% pada 2.767,49 dan Nasdaq Composite naik 70,57 poin, atau 0,96% di 7,403.59.

Sebelumnya, Gubernur The Fed St Louis James Bullard mengatakan penurunan suku bunga mungkin segera dilakukan. Searah pernyataan tersebut, Powell menuturkan The Fed tengah ‘memantau dengan cermat implikasi’ dari sengketa perang dagang yang telah mengganggu pasar global dan menimbulkan risiko terhadap laju pertumbuhan.

Asal tahu, indeks utama Wall Street telah merosot lebih dari 6% pada Mei di tengah kekhawatiran resesi yang dipicu ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan China.

"Komentar Powell tidak seagresif seperti Bullard kemarin, tetapi Powell mengulangi kekhawatiran yang sama: ketegangan perdagangan dan inflasi yan rendah," kata John Doyle, vice president of dealing and trading Tempus Inc, Washington D.C.

"Kami mungkin melihat pembicaraan awal The Fed dengan pelaku pasar yang terkoordinasi, persiapan setidaknya untuk satu pemotongan suku bunga tahun ini.”

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×