kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Wall Street menguat setelah The Fed menggunting suku bunga acuan


Kamis, 31 Oktober 2019 / 05:55 WIB
Wall Street menguat setelah The Fed menggunting suku bunga acuan
ILUSTRASI. Traders bekerja di lantai bursa New York Stock Exchange (NYSE), 21 Oktober 2019. Wall Street menguat setelah Federal Reserve mengumumkan penurunan suku bunga untuk ketiga kalinya tahun ini.

Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Wall Street menguat setelah Federal Reserve mengumumkan penurunan suku bunga untuk ketiga kalinya tahun ini. Rabu (30/10), pasar saham Amerika Serikat (AS) menguat dan yield surat utang AS, US Treasury turun menyambut penurunan suku bunga ini.

Kemarin, Dow Jones Industrial Average menguat 0,43% ke 27.186,69. Indeks S&P 500 menguat 0,33% ke 3.046,77. Nasdaq Composite juga menguat 0,33% ke 8.303,98.

"Kami yakin bahwa kebijakan moneter berada di tempat yang tepat," kata Gubernur The Fed Jerome Powell seperti dikutip Reuters.

Baca Juga: Wall Street mencari arah menjelang pengumuman The Fed rate

Kathy Jones, chief fixed income strategist Schwab Center for Financial Research mengatakan, deskripsi The Fed tentang ekonomi masih lebih baik daripada prediksi dia. "Pasar tenaga kerja kuat, penambahan jumlah tenaga kerja pun solid, belanja rumah tangga naik dengan laju yang stabil, semua mengindikasikan bahwa kondisi ekonomi baik," kata Jones.

Kemarin, Departemen Perdagangan AS merilis data awal pertumbuhan ekonomi AS kuartal ketiga yang berjalan dengan laju 1,9% secara tahunan. Angka ini lebih rendah daripada pertumbuhan kuartal kedua yang mencapai 2%. Tapi, pertumbuhan produk domestik bruto kuartal ketiga ini lebih tinggi daripada prediksi pasar 1,6%.

Baca Juga: Analis Koneksi Kapital: IHSG bakal menghijau kalau The Fed turunkan suku bunga

Sementara itu, yield US Treasury bertenor 10 tahun turun dari 1,835% menjadi 1,7715%. Yield surat utang bertenor 30 tahun turun dari 2,331% menjadi 2,2535%. Indeks dolar pun melemah 0,18%.




TERBARU

×