kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Wall Street memerah dipicu data ekonomi AS


Rabu, 26 Februari 2014 / 05:03 WIB
ILUSTRASI. Mau Liburan ke Cirebon? Simak 5 Rekomendasi Hotel di Cirebon


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW YORK. Mayoritas saham yang diperdagangkan di bursa AS ditutup di zona merah tadi malam (25/2) di New York. Mengutip data Bloomberg, pada pukul 16.00 waktu New York, indeks S&P 500 turun 0,1% menjadi 1.845,12. Sedangkan indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,2% menjadi 16.179,66.

Transaksi tadi malam melibatkan 6,7 miliar saham. Angka tersbeut setara dengan nilai rata-rata transaksi tiga bulanan.

Pergerakan sejumlah saham turut mempengaruhi bursa AS. Beberapa di antaranya yakni: Office Depot Inc yang turun 8,8%, Tenet Healthcare Corp turun 9,1%, dan Tesla Motors Inc naik 14%.

Bursa AS gagal menciptakan rekor baru setelah data menunjukkan perlambatan pertumbuhan penjualan rumah AS serta penurunan kepercayaan konsumen.

"Kita masih bisa menembus level tertinggi baru. Pelaku pasar mulai mengambil langkah disini dan mengamati apakah kita bisa berada di sana," jelas Ryan Detrick, senior technical strategist Schaeffer's Investment Research di Cincinnati.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×