kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.014   51,00   0,28%
  • IDX 5.774   78,50   1,38%
  • KOMPAS100 749   13,86   1,89%
  • LQ45 569   11,92   2,14%
  • ISSI 200   1,33   0,67%
  • IDX30 322   6,75   2,14%
  • IDXHIDIV20 397   7,89   2,03%
  • IDX80 85   1,63   1,95%
  • IDXV30 108   1,54   1,45%
  • IDXQ30 104   1,82   1,78%

Wall Street memerah di tengah sajian data ekonomi


Selasa, 06 Juni 2017 / 06:16 WIB


Sumber: Antara,Xinhua | Editor: Yudho Winarto

NEW YORK. Wall Street berakhir lebih rendah setelah berfluktuasi pada Senin (Selasa pagi WIB), karena investor mempertimbangkan sejumlah laporan ekonomi.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun 21,91 poin atau 0,10 % menjadi 21.184,38 poin. S&P 500 kehilangan 2,97 poin atau 0,12 % menjadi berakhir di 2.436,10 poin. Indeks Komposit Nasdaq turun 10,11 poin atau 0,16 % menjadi ditutup pada 6.295,68 poin.

Aktivitas ekonomi AS di sektor non-manufaktur tumbuh untuk bulan ke-89 berturut-turut pada Mei, lembaga riset Institute for Supply Management (ISM) mengatakan Senin (5/6).

Indeks non-manufaktur ISM tercatat 56,9 % pada Mei, 0,6 % lebih rendah dari angka April sebesar 57,5 %.

Indeks non-manufaktur ISM terus menunjukkan pertumbuhan yang stabil di sektor jasa. Bahkan dengan kemunduran kecil pada Mei, non-manufaktur ISM telah dirata-ratakan 56,7 sepanjang tahun ini, lebih tinggi dari rata-rata 54,9 pada 2016," kata Sophia Kearney-Lederman, seorang analis ekonomi di FTN Financial, dalam sebuah catatan.

Pesanan baru AS untuk barang-barang manufaktur pada April turun 0,8 miliar dolar AS atau 0,2 % menjadi 469,0 miliar dolar AS, sesuai dengan konsensus pasar, Departemen Perdagangan mengumumkan pada Senin (5/6).

Sementara itu, para investor masih memilah-milah laporan pekerjaan non-pertanian yang lebih lemah dari perkiraan untuk Mei.

Total penggajian pekerja non-pertanian AS meningkat sebanyak 138.000 pada Mei, jauh di bawah konsensus pasar untuk kenaikan 185.000, Departemen Tenaga Kerja mengatakan pada Jumat (2/6). Namun demikian, tingkat pengangguran sedikit berubah pada 4,3 %.

Beberapa analis mengatakan penurunan angka pertumbuhan pekerjaan mungkin membawa beberapa keraguan tentang kemungkinan kenaikan suku bunga pada bulan ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×