kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Wall Street longsor setelah pertemuan The Fed


Kamis, 21 Februari 2013 / 06:03 WIB
ILUSTRASI. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih memiliki tenaga untuk kembali naik pada perdagangan Senin (11/10).


Reporter: Dyah Megasari |

NEW YORK. Bursa saham Amerika Serikat (AS) dilanda aksi jual pada perdagangan Rabu (20/2). Grafik seluruh personel Wall Street menukik ke bawah dan terbakar di teritori merah.

Dow Jones Industrial Average (DJIA) amblas 108,13 poin atau 0,77% ke 13.927,54. Padahal, beberapa hari terakhir, Dow Jones diperdagangkan di atas 14.000.

Nasib yang sama juga menimpa indeks S&P 500 karena turun 18,99 poin atau 1,24% ke 1.511,95. Kemudian, bursa teknologi AS, Nasdaq Composite Index minus 49,19 poin atau 1,53% ke 3.164,41.

Wall Street menukik tajam setelah pertemuan The Federal Reserve yang membahas paket stimulus lanjutan.

"Mengejutkan, The Fed memberikan sinyal akan menghentikan program pembelian aset sebagai stumulus. Itu dikarenakan bank sentral melihat ekonomi AS membaik," ulas  Dan Greenhaus, chief global strategist di BTIG LLC.

The Fed juga memastikan, suku bunga acuan akan dijaga di level terendah saat ini hingga 2014. Selain karena katalis itu, pasar merealisasikan keuntungan dari kenaikan perdagangan sebelumnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×