kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.628.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.855   89,00   0,50%
  • IDX 6.385   -56,43   -0,88%
  • KOMPAS100 835   -7,46   -0,89%
  • LQ45 634   -5,96   -0,93%
  • ISSI 222   -3,01   -1,34%
  • IDX30 353   -3,37   -0,95%
  • IDXHIDIV20 440   -4,01   -0,90%
  • IDX80 95   -0,92   -0,95%
  • IDXV30 121   -0,86   -0,71%
  • IDXQ30 114   -1,28   -1,12%

Wall Street kembali tembus rekor tertinggi, ditopang data tenaga kerja di akhir pekan


Jumat, 05 November 2021 / 21:15 WIB
ILUSTRASI. Wall Street menguat jelang akhir pekan pertama November. Bahkan, tiga indeks utama Wall Street menuju rekor tertinggi lagi.


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Wall Street menguat jelang akhir pekan pertama November. Bahkan, tiga indeks utama Wall Street menuju rekor tertinggi lagi.

Jumat (5/11) pukul 21.05 WIB, Dow Jones Industrial Average menguat 0,96% ke 36.471. Indeks S&P 500 naik 0,66% ke 4.710. Sedangkan Nasdaq Composite menguat 0,68% ke 16.047. 

Data menunjukkan pertumbuhan pekerjaan yang kuat pada bulan Oktober. Kabar baik juga berasal dari pendapatan emiten yang positif dan pembaruan pil Covid-19 Pfizer sehingga menambah sentimen positif pertumbuhan ekonomi.

Laporan Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat (AS) menunjukkan pekerjaan meningkat lebih dari yang diharapkan bulan lalu. Infeksi Covid-19 yang mereda selama musim panas menyebabkan aktivitas ekonomi mendapatkan momentum di awal kuartal keempat.

Baca Juga: Kurs rupiah masih berpotensi melemah pekan depan

Harga saham Pfizer Inc melonjak 10,8% dalam perdagangan premarket setelah pil antivirus eksperimental pembuat obat untuk Covid-19 memangkas 89% kemungkinan rawat inap atau kematian untuk orang dewasa yang berisiko terkena penyakit parah.

Saham-saham emiten perjalanan naik mengikuti berita tersebut. Harga saham dengan American Airlines, United Airlines, Delta Air Lines, operator pelayaran Carnival Corp dan Norwegian Cruise naik antara 5,6% dan 5,9%.

"Pasar naik banyak sebelumnya dengan berita Pfizer, tetapi sekarang ini benar-benar terasa seperti akhir dari pandemi," kata Thomas Hayes, pengelola Great Hill Capital LLC kepada Reuters.

Baca Juga: IHSG melemah 0,15% sepekan hingga Jumat (5/11)

Musim pelaporan kuartal ketiga yang luar biasa, ditambah dengan prospek pertumbuhan pendapatan yang ceria serta bank sentral yang tidak terburu-buru menaikkan suku bunga, telah mendorong selera investor terhadap pasar saham. Kenaikan ini mengatasi kekhawatiran inflasi, gangguan rantai pasokan, dan kekurangan tenaga kerja.

S&P 500 dan Nasdaq mencatat rekor penutupan tertinggi untuk enam hari berturut-turut pada hari Kamis. Sementara itu, Dewan Perwakilan Rakyat AS diperkirakan akan memberikan suara pada hari Jumat mengenai kebijakan sosial, RUU perubahan iklim, dan RUU infrastruktur bipartisan.

Baca Juga: Ada sentimen tapering off The Fed, IHSG melemah tipis pekan ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×